Besok, Bupati Karimun Lepas JCH Karimun

61
Pesona Indonesia

calhajkarimunbatampos.co.id – Besok Bupati Karimun H Aunur Rafiq didampingi Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim, secara resmi melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Karimun di halaman rumah dinas Bupati Karimun menuju asrama Haji kota Batam.

Pada hari Sabtu (6/8) lalu, para JCH asal luar Karimun seperti Kundur, Moro maupun Durai sudah tiba di Tanjungbalai Karimun dan di inapkan di penginapan. Untuk beristirahat, yang selanjutnya akan diadakan acara seremonial oleh Pemerintah Daerah kabupaten Karimun dalam pelepasan.

Jadi mereka akan menginap di asrama haji kota Batam. Bersama JCH lainnya, yang akan berangkat besok menuju kota Mekkah dengan menggunakan pesawat saudi arabiah,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun, H Aprizal, siang tadi (7/8).

Sebelumnya, dari 128 JCH yang terbagi dua yaitu untuk wilayah pulau Karimun besar yang meliputi Kecamatan Karimun 31 orang, Tebing 19 orang, Meral 21 orang, Meral Barat 3. Kemudian, di pulau Kundur ada tiga kecamatan Kundur 30, Kundur Utara 6 dan Kundur Barat 8. Dan terakhir di pulau Moro 1 dan pulau Durai 8 serta satu orang termasuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) total 128 orang.

“Pas beberapa minggu lalu, ada satu JCH asal Kundur atas nama Pallatui bin Nusuf (59) mengalami gangguan kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berangkat haji pada tahun ini. Sehingga, batal untuk berangkat menuju tanah suci Mekah,” jelasnya.

Sementara ada lima orang yang kondisi fisiknya tidak begitu sehat, namun dapat berangkat dengan dibantu kursi roda. Secara keseluruhan para JCH sudah siap menunaikan rukun kelima ibadah haji. Dan semoga dalam perjalanan nanti, benar-benar diberikan kekuatan lahir dan batin saat menjalankan ibadah haji.

”Mohon doanya, dari seluruh masyarakat kabupaten Karimun. Agar JCH kita bisa melaksanakan semua prosesi ibadah Haji di Mekah,” harapnya.

Sedangkan, salah seorang JCH asal Meral Yudi Khaidir mengungkapkan, dirinya siap melaksanakan haji pada tahun 2016 ini. Dengan pembekalan manasik yang sudah beberapa kali dilaksanakan, tinggal bagaimana merealisasikan ditanah suci.

”Insya Allah, saya siap lahir dan batin mohon doanya,” singkatnya mantan wartawan media cetak terbitan Kepri. (tri)

Respon Anda?

komentar