Hanya Menulis Pesan ke Ibu, Pasutri Muslim Ini Diminta Turun dari Pesawat Delta Air

2238
Pesona Indonesia
Faisal dan istrinya Nasia Ali. Sumber Foto: http://www.patdollard.com
Faisal dan istrinya Nasia Ali. Sumber Foto: http://www.patdollard.com

batampos.co.id – Perlakuan tak adil masyarakat muslim di Eropa makin sering terjadi. Baru-baru ini, pasangan suami istri Faisal Ali dan Nazia Ali diminta turun dari pesawat Delta Airlines yang hendak terbang dari Paris menuju Cincinati.

“Ambil semua barang Anda, Anda tak akan ada di penerbangan ini,” ujar Nazia Ali, menirukan ucapan pihak maskapai saat memintanya turun dari pesawat kepada the Independent.

Tak hanya itu, polisi Prancis telah menunggu di pintu gerbang. “Saya takut, karena seperti orang asing mengambil gambar di paspor dan telepon genggam kami,” ujarnya.

Pasangan ini sempat diinterogasi dan menjelaskan kehadiran mereka di Paris untuk liburan memperingati 10 tahun pernikahan mereka. Polisi itu pun melepaskan keduanya.

Petugas Delta Airlines kemudian menjelaskan mengapa pilot meminta mereka keluar. Permintaan itu tak terlepas dari keberatan seorang kru yang merasa tak nyaman melihat Faisal Ali menulis pesan sembunyi-sembunyi ketika petugas lewat. Faisal Ali juga terlihat berkeringat dan mengatakan, “Allah”.

Faisal mengatakan, ia sedang mengirim pesan pada ibunya yang akan menjemput mereka di bandara Cincinnati, Ohio.

“Saya sangat ingin naik ke pesawat itu. Saya tak peduli dengan privasiku, saya hanya ingin menunjukan ponsel ke pilot agar ia tau bahwa kami hanya berkirim pesan dengan orang tua kami,” ucap sang istri.

Faisal mengaku bahwa ia berkeringat karena sirkulasi udara yang buruk di dalam pesawat.

Dewan Hubungan Amerika-Islam telah mengajukan keluhan terhadap maskapai Delta Air Lines dan mengatakan bahwa pasangan itu telah didiskriminasi.

“Tindakan normal pasutri yang ditafsirkan sebagai ancaman, jelas bahwa pasutri tersebut dipilih (untuk dicurigai) karena penampilan dan nama yang membawa identitas muslim,” tulis pengacara Sana Hassan. (Sikah/Pojoksatu)

Respon Anda?

komentar