batampos.co.id – Hasrat Leicester City membawa pulang trofi Community Shield pupus sudah. Pasukan Cloudio Ranieri dikalahkan Manchester United 1-2 di Wembley Stadium, Senin (8/7/2016) dini hari tadi.

Usai laga, Ranieri pun mengakui ketangguhan anak asuh Jose Mourinho. Ia menyebut bahwa strategi serangan balik anak asuhnya mampu dipatahkan pasukan Jose Morinho.

The Foxes memang bisa memberikan perlawanan sengit. Meski sempat tertinggal di babak pertama, Jamie Vardy mampu menyamakan kedudukan saat babak kedua di menit ke-52.

Hanya saja, 7 menit jelang laga berakhir di waktu normal, Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan setalah membobol gawang Kasper Schemeichel. Man United pun akhirnya menang dengan skor 2-1.

“Man United tahu bahwa serangan balik kami sangat kuat. Mereka melakukan apa saja untuk bisa menghetikannya dan mereka berhasil. Serangan balik kami mampu diredam,” sebut Ranieri di Twitter resmi Leicester, @LCFC.

Ranieri sendiri yakin pertandingan akan diakhiri lewat drama adu penalti saat laga memasuki menit ke-80. Skor kala itu masih sama kuat 1-1.

“Saya yakin kami akan melakoni adu penalti. Tapi, saat Anda bermain melawan tim juara sekelas Man United, kekalahan seperti yang kami alami bisa saja terjadi,” lanjut Ranieri.

Tak lupa, Ranieri mengucapkan selamat kepada Man United. Meski begitu, dia juga memuji para pemainnya lantaran telah bermain luar biasa. Terutama di babak kedua. (epr/ruh/jpg/ps)

Respon Anda?

komentar