Obama Rayakan Ulang Tahun Terakhir di Gedung Putih, Ini Pesannya

696
Pesona Indonesia
Barack Obama saat merayakan ulang tahunnya yang ke-55 sekaligus yang terakhir di Gedung Putih, 4 Agustus 2016 lalu. Foto: Barack Obama/facebook
Barack Obama saat merayakan ulang tahunnya yang ke-55 sekaligus yang terakhir di Gedung Putih, 4 Agustus 2016 lalu. Foto: Barack Obama/facebook

batampos.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama genap berusia 55 tahun pada Kamis (4/8/2016) lalu. Ia pun merayakannya dan bisa dipastikan itu perayaan terakhir dia di Gedung Putih pada Jumat (5/8/2016).

Ibu Negara Michelle menjadi orang pertama yang memberikan ucapan selamat kepada presiden ke-44 AS tersebut lewat media sosial.

”Semuda 55 tahun dan senyum itu masih selalu membuat saya jatuh cinta setiap hari. Selamat ulang tahun, Barack. Saya mencintaimu,” tulis perempuan 52 tahun tersebut di Instagram.

Foto candid pasangan nomor satu AS itu melengkapi ucapan selamat ulang tahun Michelle. Tampak Michelle yang memakai gaun off shoulder berwarna krem menyentuh dagu Obama.

Sang presiden dalam balutan jas menatap sang istri sambil meringis. Begitu foto tersebut diunggah, tidak kurang dari 408 ribu pengguna Instagram memberikan jempol dan 13,8 ribu komentar.

Netizen juga mendapatkan semacam kado dari Obama pada hari ulang tahunnya itu. Yakni, tulisan tentang feminisme di majalah Glamour.

”Dia adalah presiden yang melakukan paling banyak kebaikan bagi kaum perempuan jika dibandingkan dengan para pendahulunya,” tulis majalah khusus perempuan tersebut.

Tentang feminisme, ayah Malia dan Sasha itu mengungkapkan, laki-laki dan perempuan sama-sama punya peran dalam membentuk opini masyarakat.

”Kita harus mendobrak batasan-batasan yang ada dalam masyarakat tentang laki-laki dan perempuan. Kita harus berubah. Tidak melulu menuntut anak-anak perempuan menjadi individu yang sopan atau mengharuskan anak-anak lelaki menjadi sosok yang tegas,” paparnya.

Anak-anak perempuan, menurut Obama, tidak perlu disebut tidak sopan ketika berbicara keras atau lantang. Sebaliknya, anak-anak lelaki pun tidak dilarang untuk mengeluarkan air mata.

Lebih lanjut, pria keturunan Kenya itu mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu mengurung kaum hawa dalam stigma.

”Kita harus menghentikan perilaku tidak baik yang mengizinkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Baik kekerasan di jalanan maupun kekerasan di ranah online. Kita harus mengubah sikap yang membuat kaum pria merasa terancam oleh kehadiran dan keberhasilan perempuan,” tutur dia.

Merujuk pencapresan Hillary Clinton, Obama mengajak masyarakat untuk tidak menutup diri terhadap pemimpin perempuan. Tanpa menyebut nama mantan menteri luar negerinya itu, dia meminta publik tidak percaya begitu saja terhadap rumor. Terutama rumor negatif tentang perempuan berkuasa.

”Selama ini, rasa percaya diri, mau bersaing, dan ambisius selalu dianggap positif di tempat kerja. Kecuali untuk perempuan,” sindir dia.

Saat seorang perempuan yang penuh kepercayaan diri mendobrak dominasi kaum pria, yang kemudian menempel pada sosok tersebut adalah cap miring. Mulai sombong hingga bossy.

”Tiba-tiba segenap apresiasi positif yang diagung-agungkan di tempat kerja itu lenyap ketika dihadapkan pada sosok perempuan,” keluh Obama. Dia juga lantas menegaskan bahwa dirinya seorang feminis karena dua anaknya perempuan.

Sementara itu, perayaan pesta ulang tahun Obama di Gedung Putih berlangsung meriah. Sederet bintang papan atas AS hadir dalam acara tersebut. Bukan hanya penyanyi dan pemain film, beberapa atlet dan politisi juga memenuhi undangan.

Pesta bertabur bintang itu dibiayai oleh Obama dan keluarganya. Gedung Putih memastikan, tidak ada uang rakyat yang dipakai dalam acara senang-senang tersebut.

Dalam acara itu, Obama sengaja mengundang penyanyi rap favoritnya, Kendrick Lamar. Selain itu, dia mengundang Magic Johnson, Usher, juga Ellen DeGeneres. Clinton juga hadir dalam perayaan tersebut. Demikian juga Wakil Presiden Joe Biden.

Dalam pesta ulang tahun di Gedung Putih itu, Obama sengaja menciptakan suasana kekeluargaan. Sebab, tahun depan dia tidak lagi menjadi panglima militer tertinggi AS.

Bahkan, dia juga mempersiapkan dua anaknya untuk menjadi remaja biasa. Sasha, putri bungsu Obama, misalnya. Michelle meminta gadis 15 tahun itu magang di sebuah restoran seafood di Negara Bagian Massachusetts selama libur musim panas.

”Dia bertugas di bawah. Di bagian pemesanan makanan yang dibawa pulang. Awalnya, kami tidak tahu dia siapa sampai kami melihat enam agen Secret Service yang selalu berada di dekatnya,” kata salah seorang pegawai.

Kepada media, Michelle membenarkan bahwa adik Malia itu memang sedang magang. Dia mengaku selalu berusaha membesarkan dua anaknya sebagai anak-anak normal. (people/bbc/usatoday/indiatimes/hep/c11/any)

Respon Anda?

komentar