Pertamina Siap Layani Penerbangan Haji, Siapkan 3.778 KL Avtur untuk Batam

1232
Pesona Indonesia
Jamaah Calon Haji saat akan berangkat ke tanah suci. Foto: istimewa
Jamaah Calon Haji saat akan berangkat ke tanah suci. Foto: istimewa

batampos.co.id – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah mempersiapkan sarana dan fasilitas pelayanan avtur di seluruh Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Sumatera Bagian Utara selama pelaksanaan ibadah Haji 2016. Persiapkan sejak sebulan lalu dan mulai besok siap melayani penerbangan Haji 2016.

“Pertamina MOR I melalui empat DPPU pelayanan ibadah haji yaitu DPPU Kualanamu di Medan, Hang Nadim di Batam, Minangkabau di Padang dan Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh telah menyiapkan tambahan kebutuhan avtur hingga dua bulan mendatang,” ujar Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, di sela kunjungan ke DPPU Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh.

Khusus di DPPU Hang Nadim Batam melayani 20 kloter pada fase 1, dari tanggal 9 Agustus -28 Agustus sebanyak 2.140 kiloliter. Sementara pada fase 2 dari tanggal 17 September-7 Oktober akan melayani 1.638 kiloliter. Pada keadaan normal, jelas Erika, DPPU Hang Nadim melayani 285 kl/hari. Namun dengan adanya haji flight akan terjadi peningkatkan konsumsi 46 persen atau menjadi 415 kl/hari.

“Di Batam, pelayanan akan lebih cepat karena penyaluran avtur menggunakan hidran. Jadi avtur sudah disiapkan di bunker dan mobil tangki. Begitu pesawat akan mengisi avtur, mobil tangki langsung siap mengantarkan untuk refuell,” ungkap Erika.

Selain di Batam, peningkatan kebutuhan avtur selama penyelenggaraan ibadah Haji akan meningkat di DPPU Kualanamu. Erika menjelaskan DPPU Kualanamu melayani 17 kloter pada fase 1, tanggal 9-29 Agustus dan diperkirakan akan melayani 1.156 kiloliter. Kemudian pada fase 2 yakni tanggal 16 September-9 Oktober diperkirakan akan melayani 1.170 kiloliter. Normalnya penyaluran DPPU Kualanamu sebesar 480 kl/hari, sehingga ada kenaikan 16 persen dibandingkan dengan normal
Sementara di DPPU Minangkabau melayani 11 kloter pada fase 1, 9 Agustus-5 September sebanyak 6.200 kiloliter dan fase 2 tanggal 16 September-3 Oktober sebanyak 1.080 kl. Dalam keadaan normal DPPU Minangkabau melayani 100 kl/hari. Lalu naik menjadi 350 kl/hari selama penyelenggaraan haji, sehingga diperkirakan naik 240 persen.

Di DPPU Sultan Iskandar Muda yang melayani 8 kloter, pada fase 1 tanggal 10 -18 Agustus diperkirakan melayani 640 kiloliter dan fase 2 tanggal 17 -30 September sebanyak 1.730 kiloliter. Naik 130 kiloliter per hari pada Agustus atau sebesar 160 persen dan pada September menjadi 175 kl/hari atau naik 250 persen. “Normalnya di DPPU SIM sebesar 50 kiloliter per hari,” katanya.

Menurut Erika, setiap produk yang dijual Pertamina telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Dirjen Migas. Sebagai jaminan untuk memastikan kualitas bahan bakar, maka selalu dijaga mulai dari proses penerimaan, penimbunan, dan penyaluran. Penjualan avtur dengan jaminan ketersediaan ini diharapkan mampu memenuhi peningkatan kebutuhan bandara.

“Diharapkan dengan tambahan pasokan kebutuhan avtur di keempat DPPU tersebut, pelaksanaan ibadah Haji tahun 2016 di wilayah Sumatera Bagian Utara dapat berjalan lancar,” katanya.(uma)

Respon Anda?

komentar