Puluhan Korban Pemerasan Enggan Melapor karena Pasangan Mesum

1001
Pesona Indonesia
 AKP Andri Kurniawan. foto:yusnadi/batampos
AKP Andri Kurniawan. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kasus pemerasan yang dilakukan oleh tiga orang pelaku yakni, Mahyudin (47) , Murani (35), dan Melkianus Ama (32) telah memakan banyak korban. Namun, para korban enggan melapor ke pihak Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan mengatakan jumlah korban dari perbuatan pemerasan yang dilakukan tersangka mencapai puluhan orang. Hal tersebut sesuai hasil rekaman yang terdapat di handphone Blackberry milik pelaku.

“Hasil penyidikan kami cukup banyak korbannya. Ada puluhan orang yang jadi korbannya,” ujar Andri, Minggu (7/8).

Namun karena sasaran pelaku merupakan pasangan mesum, kata Andri, membuat para korbanya enggan melaporkan ke polisi. Dalam aksinya, ketiga pelaku ini mengintai target atau calon korbannya yang tengah berduaan.

“Pengakuannya dia memeras uang korbannya. Kalau barang belum ada pengakuanya,” kata Andri.

Disebutkan Andri, kerugian korban pun relatif jumlahnya. Pengakuan pelaku, korban memberikan uang sesuai kemampuan yang dimiliki saat pelaku meminta di tempat kejadian.

Ditambahkan Andri, dalam menjalankan aksinya mereka selalu bertiga. Modusnya dengan cara menggunakan motor dan kemudian membuntuti korbannya baik yang menggunakan motor maupun mobil. Sasaranya, mereka pasangan yang tengah berpacaran.

“Jika tak menuruti permintaan pelaku, video mesum yang telah direkam pelaku ini akan dipublikan lewat media? Dari hasil rekaman pelaku, banyak video mesum para korbannya hanya menggunakan separuh busana,”sebut Andri.

Diterangkan Andri, ketiga pelaku itu mengaku sebagai wartawan di sebuah media cetak bernama KPK. Pihaknya pun saat ini masih melakukan pengembangan guna mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lainnya.

“Sejauh ini pelaku masih tiga itu saja dan masih kami lakukan pengembangan,” terang Andri.

Seperti diketahui, ketiga pelaku ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, Rabu (3/8), sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka ditangkap usai gagal menjalankan aksinya terhadap empat orang wanita di dalam mobil minibus BP 1787 WY milik korban Hendra Rita (28).

Pelaku diamankan setelah pihak berwajib menerima laporan dari salah seorang korbannya. Mereka diamankan di salah satu bengkel di Jalan Gatot Subroto. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku kini mendekam di sel Polres Tanjungpinang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar