Putus Cinta, Remaja di Natuna Gantung Diri

761
Pesona Indonesia
Rumah korban bunuh diri. foto:aulia rahman/batampos
Rumah korban bunuh diri. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Seorang siswa di SMAN 1 Ranai, Bunguran Timur, Natuna, ditewas tergantung, Minggu (7/8). Masih berseragam olah raga sekolah, Kasim Rudianto ditemukan sudah membiru dan aroma tak sedap, sekitar pukul (09.00). Jasad Kasim ditemukan kakaknya Fitria dan Solihin.

Tewasnya Kasim, cukup mengejutkan warga setempat di RT 04 / RW 01 Kelurahan Ranai Darat. Pasalnya Kasim dikenal anak yang saleh, sering menunaikan ibadah salat di masjid.

Menurut tetangga korban, kakak koban langsung histeris ketika menemukan adiknya sudah tergantung. Korban sebelum hanya sendiri di rumah, pagi itu kakaknya seperti biasa menjenguknya saat hari libur.

Tapi, Fitria dan Solihin sontak histeris minta tolong ke warga. Dan dibantu anggota Satpol PP yang tugas jaga di kediaman Bupati Natuna, tidak jauh dari rumah korban.

“Tadi saya juga kaget, ibu-ibu minta tolong ke sini sambil histeris,” ujar Harsiman, anggota Satpol PP.

Kapolres Natuna AKBP Charles Panutu Sinaga mengatakan, tewasnya Karim murni bunuh diri, tidak ada ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban saat divisium, disamping itu banyak ditemukan catatan pribadinya tentang putus cinta. Jadi korban diduga putus cinta dengan sang kekasih, sehingga siswa kelas 2 ini prustasi dan nekad gantung diri.

Hal ini, kata Charles, perlu adanya langkah preventif dengan memberikan penyuluhan ke sekolah tentang pemahaman nilai-nilai kehidupan dan tempat konseling masalah pribadi.

“Korban putus cinta, ada catatan ditinggal korban, salah satunya minta maaf kepada kekuarga” kata Charles.

Sebelum pihak kepolisian ke TKP, dua orang anggota Satpol PP lainnya segera mendatangi TKP dan menjumpai abang kandung korban sedang dalam keadaan menangis histeris sambil memeluk tubuh korban yang dalam posisi tergantung di tali yang terikat di plafon rumah korban.

Saksi mengambil meja dan memotong tali yang menggantung korban dan meletakkan korban di lantai rumahnya.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar