Calon Independen Pilkada Tuba Ini Hanya Bisa Pasrah

1030
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Satu bakal calon independen mengaku pasrah setelah dirinya hanya baru memeroleh dukungan kartu tanda pendududuk (KTP) sebanyak enam ribu.

Padahal untuk bisa maju lewat jalur persorangan itu harus membutuhkan 22.264 dukungan dari warga Tulangbawang Barat (Tubaba).

Dia adalah Rokimin, 60, warga Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Lampung.

Kepada Radar Lampung (Jawa Pos Group), Rokimin yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) asal Kabupaten Tulangbawang (Tuba) ini mengaku semula mempunyai niat maju, namun lantaran dukungan yang tidak memenuh syarat, maka ia pun harus memasrahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa.

Lebih dalam diungkapkan Rokimin, yang membuatnya kaget dari jumlah dukungan enam ribu tersebut ia harus mengeluarkan dana Rp 10 ribu per KTP, karenanya hingga kemarin dirinya hanya bisa pasrah.

“Yang ada itu sekitar enam ribu, tapi itukan masih di tangan orang semua, karena kata tim kita itu per KTP harus dikalikan 10 ribu,” katanya.

Pihaknya juga papar Rokimin, diharuskan sosialisasi ke daerah-daerah yang kesemuanya memang memakan waktu dan biaya. “Kita gak ada biaya sebesar itu, jadi ya pasrah ajalah, kayaknya gak mungkin terpenuhi,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPU dan Panwas guna meminta perpanjangan waktu. Namun ternyata dari KPUD Tubaba menyatakan bahwa jadwal tersebut merupakan ketentuan dari KPU Pusat dan berlaku di seluruh Indonesia.

“Saya juga sudah liat di DKI begitu, harus selesai tanggal 10 Agustus ini,” katanya.

Ketua Panwas Tubaba, Midiyan S.Sos. mengatakan memang pihaknya selama ini telah menunggu-nunggu jika memang Rokimin akan mendaftar dari jalur Indevenden, namun hingga Pukul 16.00 WIB kemarin, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah yang bersangkutan akan tetap mendaftar atau tidak.

“Infonya ada caden, tapi setelah kami telusuri, Pak Rokimin ini baru ada dukungan enam ribu, sehingga masih kurang banyak. Tapi kami tetap menunggu jika memang akan mendaftar,”tutup Midiyan kemarin. (jpg)

Respon Anda?

komentar