Kapolda Kepri Sebut Mantan Pejabat BP Batam Joko Wiwoho Berangkat ke Suriah Dibantu Gigih

837
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Kapolresta Barelang dan Kepala Dinas Parawisata Kepri Guntur Sakti memberikan keterangan terkait terduga teroris di Mapolda Kepri, Senin (8/8/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos/jpnn
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Kapolresta Barelang dan Kepala Dinas Parawisata Kepri Guntur Sakti memberikan keterangan terkait terduga teroris di Mapolda Kepri, Senin (8/8/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos/jpnn

batampos.co.id -Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian mengklaim, terduga jaringan teroris kelompok Khatib Gigih Rahmat (KGR) yang membantu keberangkatan mantan Direktur Humas dan PTSP Badan Pengusahaan Batam, Dwi Djoko Wiwoho dan keluarga ke Suriah.

“Semua diatur oleh Gigih. Joko masuk Suriah melalui Turki,” kata Kapolda Kepri, Brigjen Sam seperti diberitakan JPNN (grup batampos.co.id), Selasa (9/8/2016).

Baca Juga: Kerabat dan Sahabat Tak Percaya Pejabat BP Batam Djoko Gabung ISIS

Sam juga menyebut, tak hanya Djoko, sejumlah ihwan lainnya yang berangkat ke Suriah juga diklaim Kapolda diberangkatkan oleh KGR.

Namun Sam mengaku tidak bisa memastikan soal tudingan kelompok KGR akan meluncurkan roket dari Batam untuk meledakkan Marina Bay, Singapura. Karena sampai saat ini polisi sama sekali belum menemukan barang bukti perakitan roket.

“Kami belum menemukannya. Meskipun hanya berupa potongannya,” ungkapnya.(ceu/opi/ska/eja/ray/jpnn)

Baca Juga: Densus Tak Temukan Bukti Terduga Jaringan Teroris Batam Mau Roket Singapura

Respon Anda?

komentar