Lingga Dapat Bantuan Rp 2 Miliar untuk Atasi Kemiskinan

530
Pesona Indonesia
Muslim menunjukkan RTLH yang belum selesai dibangun. Tahun ini Dinsosnakertrans akan memberikan bantuan UEP yang disejalankan dengan bantuan RTLH. foto:wijaya satria/batampos
Muslim menunjukkan RTLH yang belum selesai dibangun. Tahun ini Dinsosnakertrans akan memberikan bantuan UEP yang disejalankan dengan bantuan RTLH. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Lingga, Muslim, menyatakan kabupaten Tanah Bunda Melayu mendapat bantuan berupa program penanganan fakir miskin untuk daerah pesisir, pulau kecil dan perbatasan antar negara dari Kementerian Sosial RI pada tahun ini. Untuk program ini Lingga mendapat kucurkan dana sekitar Rp 2 miliar.

“Program ini yang pertama kali didapat Kabupaten Lingga. Semoga dapat membantu masyarakat pesisir dan pulau kecil,” ujar Muslim ketika ditemui di Jago, Senin (8/8) siang.

Muslim menjelaskan, program ini terdiri dari tiga pelaksanaan yakni, bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 400 Kepala Keluarga (KK), rehab rumah tidak layak huni (RTLH) kepada 40 unit rumah dan empat bantuan fasilitas sarana lingkungan (Sarling).

Lebih lanjut Muslim menjelaskan, kepada 400 KK penerima UEP masing-masing akan memperoleh bantuan modal sebanyak Rp 2,5 juta. Bantuan ini akan direalisasikan kepada masyarakat Kecamatan Lingga Utara yakni Desa Resun, Desa Resun Pesisir, Desa Sungai Besar, Desa Duara, Desa Rantau Panjang, Desa Teluk dan Desa Belungkur.

Sedangkan untuk pelaksanaan rehap RTLH, Dinsos akan menyerahkan dana sebesar Rp 20 juta kepada 40 unit rumah. Namun hingga saat ini, aku Muslim, penerima bantuan RTLH masih dalam tahap perifikasi dari Kementerian Sosial RI sehingga belum dapat nama penerima bantuan.

Pelaksanaan lainnya yakni, bantuan sarling yakni pembangunan atau pengadaan yang akan membantu perbaikan kondisi sarana lingkungan di daerah tersebut. Sarling dapat berbentuk pembangunan MCK atau pengadaan angkutan sampah.

Pada tahun ini, Kabupaten Lingga mendapat empat bantuan sarling, masing-masing beranggaran sebesar Rp 50 juta. Rencananya, sarling akan diadakan di empat daerah yakni, Desa Resun, Desa Resun Pesisir, Desa Sungai Besar dan Desa Duara.

“Untuk Desa Sungai Besar rencana program Sarling ini akan direalisasikan dengan membangun MCK,” kata Muslim.

Muslim memastikan, program penanganan parkir miskin untuk daerah pesisir, pulau kecil dan daerah perbatasan antar negara dari Kementerian Sosial RI hanya diperuntukkan kepada 30 Kabupten se Indonesia. Sedangkan di Provinsi Kepri tiga Kabupaten yang bantuan ini yakni, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun.

“Semua program ini diperkirakan akan berjalan pada tahun ini berkisar pada Oktober, November dan Desember,” ujar Muslim. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar