Listrik Masih Byarpet, Tapi Tagihan PLN Perbulan Melonjak Naik

566
Pesona Indonesia
Akibat pemadaman bergilir PLN Daik, jam belajar siswa terpaksa diterangi lampu teplok. foto:hasbi/batampos
Akibat pemadaman bergilir PLN Daik, jam belajar siswa terpaksa diterangi lampu teplok. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Warga Daik, Kabupaten Lingga, mengeluhkan tagihan listrik yang terus naik. Meski byarpet alias listrik yang tidak stabil setiap bulan sejak awal tahun 2016, tagihan listrik dirumah-rumah warga naik drastis.

Ferdy, salah seorang warga Daik mengatakan, kenaikan tagihan listrik begitu mencengangkan. Diakuinya sejak lima bulan terakhir, tagihan listrik mencapai Rp 700 ribu perbulan.

“Kita juga heran, tagihan listrik malah makin tinggi. Padahal setiap bulan pemadaman bergilir. Bulan ini kena Rp 700 ribu,” keluh Ferdy, Senin (8/8).

Padahal kata Ferdy, pemakaian listrik di rumah masih cukup standar. Hanya televisi, kulkas dan Ac. Namun tagihan yang datang perbulan cukup mengejutkan.

“Ini jelas memberatkan kita sebagai pelanggan. Listrik yang meyani juga tidak pernah stabil. Kadang sehari sampai 3 kali padam,” timpalnya.

Pemadaman yang tidak menentu diduga membuat hal ini terjadi. Selain Ferdy, warga Kabupaten Lingga juga keluhkan tagihan listrik dan buruknya pelayanan PLN Sub Rayon Daik Lingga.

Sementara itu, sepekan terakhir PLN Sub Rayon Daik kembali lakukan pemadaman bergilir. Hal ini bahkan terjadi setiap bulan. Byarpet listrik juga membuat alat elektronik warga banyak yang rusak. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar