Pasang Bendera sebagai Bentuk Nasionalisme Anda

645
Pesona Indonesia
TNI saat melakukan patroli di perbatasan. Nah, di Batam, TNI AD dari Kodim 0316 memasang bendera merah putih di Funtsy Island atau gugusan Pulau manis yang belakangan ramai dibahas karena pengembang memasang peta seolah pulau itu bagian dari Singapura. Foto: dok. TNI AD
TNI saat melakukan patroli di perbatasan. Foto: dok. TNI AD

batampos.co.id – Sempena menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menuntut kesadaran masyarakat untuk memasang bendera merah putih tanpa menunggu imbauan dari pemerintah.

“Anggap saja itu sebuah kewajiban bukan lagi imbauan, karena setiap tahun ada surat edarannya,” kata Lis, ditemui disela pelepasan Jemaah Calon Haji di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Senin (8/8).

Lis mengatakan, memasang bendera merupakan salah satu bentuk nasionalisme dan tolok ukur sejauh mana seseorang menghormati dan menghargai bangsanya.

“Bicara tentang bendera, dulu pahlawan kita untuk bisa memasangnya saja butuh perjuangan setengah mati hingga mengorbankan nyawa. Masa sekarang memasang (bendera-red) di depan rumah saja tidak bisa. Kita akan beri sanksi moral kalau masih ada yang asal pasang kalau perlu diekspos ke media,” katanya.

Sementara itu untuk memeriahkan HUT RI ke-71, Lis memerintahkan seluruh kecamatan agar membuat kegiatan dan permainan rakyat.

“Permainan rakyat merupakan budaya, seperti lomba panjat pinang misalnya kan ngga ada di hari lain. Filosofinya dalam panjat pinang untuk menggapai bendera yang dipasang di atas butuh pengorbanan, kekompakan, dan kerja sama begitu juga dalam menggapai hal yang kita inginkan,” pungkasnya. (cr21/bpos)

Respon Anda?

komentar