Santoso Tewas, Satu per Satu Anak Buahnya Menyerah

Jumri alias Tahar, anak buah Santoso menyerahkan diri Jumat (5/8/2016) subuh. Foto: istimewa
Jumri alias Tahar, anak buah Santoso menyerahkan diri Jumat (5/8/2016) subuh. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kematian pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso, membuat kekuatan kelompok ini terus menurun. Jumat (5/8/2016) subuh, satu dari 18 orang anak buah Santoso yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) menyerahkan diri.

Kali ini yang menyerahkan diri adalah Jumri alias Tamar. Informasi yang diperoleh wartawan, DPO sisa kelompok mendiang Santoso alias Abu Wardah ini menyerahkan diri pada Badan Intelejen Negara (BIN) di dusun Tamanjeka desa Masani kecamatan Poso Pesisir, berjarak sekitar 25 KM arah barat Kota Poso.

“Menyerahkan diri ke BIN sekitar jam 04:30 wita,”ujar sumber dilingkungan operasi Tinombala. Setelah menyerahkan diri, Jumri alias Tamar dibawa ke Markas BIN di dalam kecamatan Poso Kota.

Sumber lain menyebut Jumri menyerahkan diri dengan difasilitasi oleh pihak keluarga kepada Satgas BIN.

Penyerahan diri Jumrin diantar oleh pihak keluarga dengan menggunakan sepeda motor dari kampung dusun Tamanjeka, Desa Masani ke sebuah lokasi di dusun Ratolene kelurahan Kasiguncu kecamatan Poso Pesisir, pada pukul 3.50 wita.

Setelah dipindahkan ke dalam mobil  milik BIN, Jumri kemudian dibawa pergi  dalam kendaraan dan membawanya pergi ke wilayah Poso Kota (markas BIN di Poso).

Hingga kini Jumrin masih berada di tangan BIN untuk keperluan pendalaman informasi, di sebuah lokasi yang dirahasiakan.

Jumri alias Tahar adalah warga desa Weralulu Kecamatan Poso Pesisir. Sejak Operasi Tinombala di gelar pada 10 Januari silam, ia turut berada dalam dalam DPO. Dengan penyerahan diri Jumrin ini makan sisa DPO Poso tinggal 17 orang.

Sementara itu hingga kini perburuan terhadap sisa anggota kelompok Santoso masih dilakukan oleh ribuan personel gabungan TNI POlri di wilayah hutan pegunungan Poso, khususnya di wilayah Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan dan Poso Pesisir. (bud/sam/jpnn) 

Respon Anda?

komentar