KPU Merangkul Masyarakat Sumsel Lewat Komunitas Pemilu

952
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – KPU Sumsel merangkul masyarakat Sumatera Selatan untuk bergabung dalam Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi. Komunitas ini akan dibentuk mulai 10 – 16 Agustus 2016 mendatang.

Fasilitas yang bisa diperoleh mendapat pelatihan pemilu dari KPU Provinsi Sumsel. Melibatkan fasilitator nasional, dan yang terpilih  bakal dilibatkan dalam setiap aktifitas pemilu dan demokrasi.

Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Ahmad Naafi SH MKn mengatakan latar belakang dibentuknya komunitas peduli pemilu dan demokrasi di dilatarbelakangi masala penegakan pilar demokrasi. “Ini tidak mungkin tanggung jawab penyelenggara saja,” katanya seperti diberitakan Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group), hari ini (10/8).

Menurut dia, penyelenggara memiliki keterbatasan dalam hal pembiayaan dan sumber daya manusia. Sehingga keterbatasan itu harus ditangani agar tidak berdampak pada kesenjangan dalam pembangunan demokrasi ditengah-tengah masyarakat.

Menurut Naafi, komunitas peduli pemilu dan demokrasi ini serentak didirikan pada 16 provinsi di Indonesia, yang menjadi pilot project pusat pendidikan pemilih termasuk  Sumatera Selatan.

“Dalam demokrasi ini diperlukan keterlibatan masyarakat secara luas dan berkualitas,” katanya. Mereka yang terpilih akan dilatih melalui kursus pemilu dan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan KPU. Lalu, akan membentuk komunitas peduli pemilu dan demokrasi.

Ketua KPU Sumsel H Aspahani mengatakan kompetensi dasar kepemiluan wajib dimiliki komunitas. KPU bertanggungjawab untuk mendidik masyarakat untuk peduli pemilu dan demokrasi di Sumatera Selatan.

Kata dia, beberapa materi yang akan diberikan kepada peserta komunitas diantaranya prinsip-prinsip dasar dalam pemilu, pentingnya partisipasi  dalam Pemilu,  prinsip-prinsip dasar pemilu yang jurdil dan tidak diskrimintif.

Lainnya, tahapan pemilu dan orientasi penegakan hukum di Indonesia. “Diharap semua masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembentukan komunitas ini, “ kata Aspahani.

Untuk kelengkapan syarat masuk komunitas pemilu, sebut dia, bisa disampaikan kepada KPU Sumsel. Pelatihan dilaksanakan mulai 6- 9  September 2016 mendatang dengan mendatangkan fasilitator  Komisioner KPU RI. (jpg)

Respon Anda?

komentar