Pindahkan Pompong Saat Angin Ribut, Ketua RW Hilang

419
Pesona Indonesia
Pencarian korban hilang di perairan Tanjungbuton. foto:hasbi/batampos
Pencarian korban hilang di perairan Tanjungbuton. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Diduga akibat angin ribut yang terjadi membuat Wahab, 56, Ketua RW 1, Desa Mepar, hilang di laut. Hingga kini pencarian terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian dekat tambatan perahu Desa Pulau Mepar dan lokasi Pelabuhan Tanjung Buton tempat pompong korban ditemukan tenggelam.

Informasi yang dihimpun koran Batam Pos (group batampos.co.id) dilapangan, kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Wahab yang sehari-harinya bekerja sebagai penambang pompong turun ke laut untuk memindahkan pompong miliknya karena cuaca ribut yang terjadi. Namun celaka, korban malah menghilang bersama pompongnya yang hanyut dan tenggelam.

Sukri, 25, salah seorang petugas perhubungan di Pelabuhan Tanjung Buton mengatakan, sekitar pukul 05.30 WIB, ia melihat ada sebuah pompong tenggelam dibawah Pelabuhan Tanjung Buton. Dari sana, Sukri memberitahukan kepada warga Mepar lainnya.

Ditempat yang sama Kamran, Kepala Desa Mepar, membenarkan peristiwa naas yang menimpa salah seorang warganya ini.

“Saya dapat informasi dari warga. Kronologisnya kita tidak tahu pasti, yang jelas petugas pelabuhan jumpa pompong korban sudah tenggelam dibawah pelabuhan,” ungkap Kamran, Selasa (9/8).

Namun korban, dikatakan Kamran sudah menghilang. Pihaknya, kata Kamran, segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI AD, TNI AL dan juga masyarakat untuk melakukan pencarian korban.

“Kita juga dapat instruksi langsung dari Pak Bupati untuk segera melakukan pencarian. Warga kita kerahkan, begitu juga pihak terkait ikut terlibat melakukan pencarian,” tutur Kamran lagi.

Sampai berita ini ditulis, pencarian koban masih terus dilakukan. Warga bersama Polisi, TNI, BPBD, TNI AU terus melakukan penyisiran lokasi menggunakan pompong dan perahu lainnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar