Wahab Sempat Minta Tolong Sebelum Hilang di Laut

674
Pesona Indonesia
Pencarian korban hilang di perairan Tanjungbuton. foto:hasbi/batampos
Pencarian korban hilang di perairan Tanjungbuton. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Wahab, warga Desa Mepar, Kecamatan Lingga, yang hilang di laut saat cuaca buruk sempat meminta tolong sebelum menghilang. Namun sayang, lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai penambang pompong penyebrangan tersebut tidak sempat diselamatkan dan menghilang.

Informasi yang diperoleh dari warga setempat, saat hendak memindahkan pompong dari angin ribut, sempat terdengar teriakan minta tolong. Namun karena cuaca gelap saat kejadian pada pukul 05.00 WIB dini hari, warga tak mampu berbuat banyak.

“Ada teriakan minta tolong. Tapi cuaca begitu ekstrim karena angin ribut kencang dan masih gelap. Warga lain juga masih terlelap,” ungkap salah seorang warga Mepar yang sibuk ikut melakukan pencarian dilokasi bersama warga lainnya, Selasa (9/8).

Sementara itu, kejadian yang baru diketahui saat salah seorang petugas perhubungan di Pelabuhan Tanjung Buton melihat pompong yang tenggelam di bawah pelabuhan, sekitar pukul 05.30 WIB, barulah warga mengetahui jika ketua RW-nya yang baru saja dilantik tersebut menghilang.

“Pompongnya tenggelam di bawah pelabuhan. Mungkin terseret ombak dan angin kecang. Sekitar pukul 09.30 WIB, Polisi, BPBD, TNI AD, TNI AU, Satpol PP, dan warga menarik pompong korban dibawa ke Mepar,” jelas Sukri petugas pelabuhan yang pertama kali melihat pompong korban tenggelam.

Sementara itu, pihak desa bersama TNI AD, TNI AL, BPBD, Satpol PP, bersama warga sekitar terus melakukan pencarian menyisir lokasi kejadian. Sampai berita ini ditulis, korban belum ditemukan.(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar