Dana Tunda Salur Beasiswa Bintan Belum Dibayarkan Rp 3 Miliar

456
Pesona Indonesia
Kepala Disdikpora Bintan, Makhfur Zurahman. Foto:Harry/batampos
Kepala Disdikpora Bintan, Makhfur Zurahman. Foto:Harry/batampos

batampos.co.id – Dana Tunda Salur (DTS) yang dijanjikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan untuk bantuan beasiswa 2015 lalu sebesar Rp 3 miliar belum juga disalurkan hingga 2016 ini. Akibatnya, 1.847 pelajar tingkat SMA sederajat di Kabupaten Bintan yang terdata sebagai masyarakat miskin atau pemegang Kartu Bintan Sejahtera (KBS) menunggak administrasi pembayaran proses pembelajaran di 18 sekolahan.

“Kita akan tagih utang Pemprov Kepri. Karena DTS untuk beasiswa Bintan sebesar Rp 3 miliar belum disetorkan sampai saat ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Makhfur Zurahman ketika dikonfirmasi di Pasar Tani, Rabu (10/8).

Pada tahun 2015 lalu, kata Makhfur, Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri telah berkompromi bersama untuk mengalokasikan dana bantuan pendidikan khusus masyarakat miskin atau beasiswa kurang mampu sebesar Rp 4,5 miliar. Dengan rincian dari alokasi APBD Bintan sebesar Rp 1,5 miliar dan dari APBD Kepri sebesar Rp 3 miliar. Dana itu dipioritaskan untuk membantu biaya pendidikan kepada 2771 pelajar tingkat SMA sederajat yang terdata sebagai pemegang KBS.

Hingga pengujung akhir tahun 2015, lanjutnya, Pemprov Kepri tak kunjung menyetorkan dana beasiswa itu. Sehingga Pemkab Bintan mengambil kebijakan dengan membagikan dana yang dialokasikannya sebesar Rp 1,5 miliar kepada pelajar se Bintan. Dari alokasi dana itu hanya bisa dinikmati oleh 924 pelajar saja.

“Tahun lalu hanya 924 pelajar saja yang terima beasiswa. Masing-masing pelajar mendapatkan dana sebesar Rp 1,6 juta. Sedangkan 1847 pelajar lainnya menunggu Pemprov Kepri mengucurkan dananya,” bebernya.

Untuk menghasilkan nama-nama dari 924 pelajar itu, sambungnya, Disdikpora menyerahkan suluruh kewenangan penyeleksiannya kepada masing-masing sekolah. Karena pihak sekolah yang lebih mengetahui sasaran tepat untuk pelajar yang berhak mendapatkan bantuan dana pendidikan tersebut.

“Kita serahkan semua urusan DTS itu ke DPPKD Bintan. Diharapkan, ada kabar baik di tahun ini,” ungkapnya. (ary/bpos).

Respon Anda?

komentar