Digerebek saat Main Judi Gelper, Wanita ini Ngaku Kalau Menang untuk Beli Susu Anak

2077
Pesona Indonesia
Mesin gelper yang diamankan polisi saat penggerebekan di Kampung Aceh, Rabu (10/8/2016) lalu. Foto: eggi/batampos.co.id
Mesin gelper yang diamankan polisi saat penggerebekan di Kampung Aceh, Rabu (10/8/2016) lalu. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang kembali menggerebek Kampung Aceh, Mukakuning, Rabu (10/8/2016) sore. Ini yang kesekalian kalinya kampung tersebut digerebek.

Penggerebekan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian itu dilakukan lantaran banyaknya laporan tentang aksi perjudian di lokasi tersebut.

Ternyata benar, saa digerebek polisi mendapati mesin-mesin gelper. Polisi kemudian mengamankan mesin gelper itu, satu orang wasit, satu orang kasir, satu orang pemain, dan satu orang penonton.

“Dari penggerebekan ada salah satu pemain sedang menukarkan koin dengan uang sebesar 300 ribu. Selain itu kita juga menyita uang sebesar 500 ribu dari kasir,” kata Memo.

Tujuh unit mesin gelper yang diamankan terdiri dari permainan mickey mouse, buah-buahan, dan tembak ikan.

“Kami amankan 4 orang dan 7 unit mesin gelper, dan uang tunai ratusan ribu,” ujar Memo Ardian di lokasi.

Memo mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat perihal masih maraknya aksi perjudian di tempat tersebut.

Saat ini empat orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Barelang untuk di proses lebih lanjut.

Selain itu, dalam penggerebekan ini polisi juga beberapa kali melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan pelaku yang langsung kabur saat arena gelper itu di gerebek polisi.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id saat dilakukan penggerebekan, aparat kepolisian juga melakukan penyisiran hingga ke belakang arena gelper dan menemukan sebuah pondok yang berdiri di atas kolam.

Belum diketahui, fungsi dari pondok yang sekelilingnya dilengkapi dengan CCTv itu. Dari pantauan di lapangan, terlihat Kanit Jatanras, Iptu Afuza Edmond keluar dari pondok sambil menenteng sebuah server CCTv yang diambil dari dalam pondok.

Sementara itu, salah satu orang pemain yang diamankan polisi, Fitri mengatakan ia bermain gelper untuk membeli susu anak ketiganya dan memberikan lebihnya kepada orang tuanya.

“Saya tidak dikasi uang sama suami. Untuk main ini saya minjam uang dulu sama orang tu. Tapi orang tua tidak tahu kalau uangnya untuk main ini,” akunya. (eggi)

Respon Anda?

komentar