Kadishub Lingga Gesa Pengoperasian Kapal Lintas Kepri

1224
Pesona Indonesia
Kapal Lintas Kepri. foto:wijaya satria/batampos
Kapal Lintas Kepri. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal mengirim Kabid Laut untuk menindaklanjuti terkait kerja sama operasional Kapal Lintas Kepri dengan rute Lingga – Tanjungpinang dan sebaliknya. Saat ini, kerjasama antar BUMD Kepri dengan penyewa kapal tinggal mencari formula yang sesuai dengan aturan hukum.

“Hari ini Kabid Laut telah berangkat ke Tanjungpinang untuk mengurus terkait kerjasama itu,” kata Hendry, Rabu (10/8) pagi.

Lebih lanjut Hendry mengatakan, pihak penyewa yakni PT Prima Buana Indah sedang menghitung biaya operasional, pemeliharaan kapal dan sebagainya yang akan ditanggung pihak penyewa atau operator kapal tersebut nantinya. Namun, masih kata Hendry, mungkin masih ada detail peraturan yang belum rampung.

Menurut Hendry, BUMD dalam hal ini dapat melakukan penunjukan langsung kepada pihak tertentu untuk pengoperasian kapal lintas kepri tersebut. Lain halnya jika pengelolaan tersebut ditangani oleh dinas yang semestinya harus melalui tahapan lelang.

Penyerahan operasional kapal Lintas Kepri kepada operator dengan rute Tanjungpinang – Lingga dan sebaliknya ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Pasalnya, seperti diberitakan koran Batam Pos sebelumnya, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Pelabuhan Kepri,Kapten Muhammad Jauhari mengaku tidak mampu untuk mengelola MV. Lintas Kepri milik Pemerintah Provinsi Kepri, jika tanpa subsidi.

Sedangkan jika pengoperasian diambil oleh operator tentunya menambah pendapatan bagi PAD Provinsi Kepri dari uang sewa. Bahkan PT Pelabuhan Kepri tidak lagi mengeluarkan dana perawatan kapal tersebut.

Di sisi lain, masyarakat Kabupaten Lingga juga mendapat keuntungan dengan menikmati fasilitas transportasi yang baik dan layak. Lebih jauh, jika kapal lintas kepri melayani rute Lingga – Tanjungpinang akan menambah kepercayaan investor yang ingin menanamkan modal di Kabupaten Lingga.

“Sebenarnya, jika kapal atau moda transportasi laut Kabupaten Lingga memadai tentunya akan menambah kepercayaan siapa saja yang datang ke Lingga,” kata Hendry.

Selain itu, Hendry menyampaikan, transportasi yang nyaman juga dapat menarik turis luar yang hendak menikmati keindahan Tanah Bunda Melayu seperti Pulau Benan sebagai ikon pariwisata Kabupaten Lingga secara otomatis akan mudah dijamah oleh wisatawan.

“Dari itu semua, kerjasama ini tentunya saling menguntungkan seluruh pihak sehingga berujung pada peningkatan pendapatan dan pemenuhan kebutuhan transportasi laut bagi masyarakat,” tutup Hendry. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar