Kapolda Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Tanjungbatu

1104
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menyiramkan air bunga kepada salah satu siswa didik usai membuka pendidikan Bintara Polri SPN Polda Kepri di Tanjungbatu. foto:imam sokerano/batampos
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menyiramkan air bunga kepada salah satu siswa didik usai membuka pendidikan Bintara Polri SPN Polda Kepri di Tanjungbatu. foto:imam sokerano/batampos

batampos.co.id – Kapolda Kepri Brigjenpol Sam Budigusdian, membuka pendidikan pembentukan bintara Polri angkatan 2016-2017 di SPN Polda Kepri, Tanjungbatu, Kundur, Rabu (10/8) kemarin. Sebanyak 200 siswa, masing-masing 77 dari Polda Kepri, dan 123 dari Polda Metro Jaya akan dididik dan digembleng menjadi bintara Polri yang profesional selama tujuh bulan. Pembukaan pendidikan bintara diawali dengan penyematan badge siswa, dan dilanjutkan dengan potong rambut, siraman air bunga, serta diakhiri dengan tepung tawar sebagai adat tanah Melayu.

Dalam amanatnya, Sam Budigusdian menyampaikan terimakasih atas kerja keras dan peran aktif masyarakat dan dukungan pemerintah sehingga pendidikan bintara Polri dapat dilaksanakan. Upacara pembukaan ini pertanda dimulainya program pendidikan dan latihan pendidikan Brigadir Polri tahun angkatan 2016 dilaksanakan secara serentak. Baik di Sepolwan, Pusdikbimas, Pusdik Shabara, Pusdik Pol Air, diklat Polri, maupun 29 SPN polda sebanyak 9.850 siswa yang akan berlangsung selama tujuh bulan.

“Selamat datang di lembaga pendidikan Polri tempat para siswa akan dididik, ditempa dan dilatih guna menjadi insan tribrata yang bermoral, mahir, terpuji dan patuh hukum sehingga menjadi bhayangkara sejati. Selama proses pendidikan siswa diberikan ketrampilan secara penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian yang profesional. Sehingga nantinya saudara akan memiliki kopetensi cara pandang dan cara berfikir sebagai Polisi yang profesional,” jelas Sam Budigusdian.

Kapolda juga mengingatkan agar siswa serius dan bersungguh-sungguh untuk mengikuti berbagai kegiatan dan latihan. Selanjutnya tanamkan semangat dan tekat yang kuat serta motivasi tinggi jika tujuan selama dalam pendidikan untuk belajar, berlatih sehingga dapat mengukir prestasi terbaik.

Diingatkan kepada tenaga pendidik agar dapat membangun budaya jujur dengan tidak memungut dana dari peserta didik. Kembangkan pola pembelajaran yang positif dengan menampilakan keteladanan, tanamkan budaya saling asah, asih, asuh selama pembelajaran dan hindari tindakan kekerasan yang kontra produktif dengan hakikat tugas Polri serta hilangkan praktek-praktek menyimpang. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar