Kasasi Ditolak, Pengacara Kondang OC Kaligis Bakal Lebih Lama di Penjara

504
Pesona Indonesia
OC Kaligis. Foto: tempo.co
OC Kaligis. Foto: tempo.co

batampos.co.id – Berharap hukumannya dikurangi karena sudah tua, kasasi pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis (OC Kaligis) malah ditolak. Bahkan, hukumannya diperberat oleh hakim MA menjadi 10 tahun.

“Sudah diputus 10 Agustus kemarin. Hukumannya diperberat dari tujuh tahun menjadi sepuluh tahun,” kata Juru Bicara MA, Hakim Agung Suhadi, Kamis (11/8/2016).

Selain itu, majelis hakim agung yang terdiri atas Artidjo Alkostar, Abdul Latief, dan Krisna Harahap menambah pidana denda yang harus dibayarkan OCK.

Putusan itu lebih berat dibandingkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Dendanya dari Rp 300 juta subsider empat bulan menjadi Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan,” ujar Suhadi.

OC Kaligis dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti, pengacara muda M Yagari Bhastara alias Gary.

Mereka terbukti menyuap tiga hakim dan panitera PTUN Medan dengan uang sebesar SGD 5.000 dan USD 27.000.

Suap itu diberikan untuk memengaruhi putusan hakim terkait perkara yang diajukan Gatot melalui kuasa hukumnya, OC Kaligis dan Gary.

Yaitu, terkait penyelidikan Kejati Sumut atas kasus dugaan korupsi dana bansos yang dilakukan Gatot.

Di pengadilan tingkat pertama, pria berusia 74 tahun itu dihukum lima tahun dan enam bulan penjara.

Tak terima, dia mengajukan banding ke PT DKI yang kemudian memperberat hukumannya menjadi tujuh tahun penjara.

Ia kemudian mengajukan kasasi ke MA dan hukumannya diperberat lagi menjadi 10 tahun.

Alasan diperberatnya hukuman lantaran Kaligis menciderai profesi advokat dan melecehkan hakim. (put/jpg)

Respon Anda?

komentar