Kubu Diah Dibuang dari Kepengurusan PPP Bengkulu

912
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Konflik internal di tubuh kader Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Bengkulu belum selesai.

Terbukti dalam susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang sudah ditandatangani Ketua Umum Romahurmuziy yang baru, tidak satupun kader PPP kubu Dia Nurwiyanti Agusrin yang masuk.

Baik itu Diah Nurwiyanti, Ahmad Yani dan M Rizal. Bahkan mereka hanya dijadikan kader biasa tanpa ada jabatan di DPW. Hal itu diakui Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu M Nasir kepada RB (Jawa Pos Group), kemarin.

Dikatakan M Nasir, Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW yang baru sudah dibagikannya tadi siang (kemarin, red) di DPW PPP di Jalan Mayjen Sutoyo Tanah Patah. Pihaknya tidak memasukan sejumlah pengurus lama yang masuk ke kubu Diah itu karena mereka tidak ingin bergabung dan tidak mengakui kepengurusan yang baru.

‘’Mereka yang tidak mau bergabung dan mengakui hasil Muktamar terakhir ini. Bagi kami mau atau tidak bergabung tidak masalah. Sebab kepengurusan kami yang sah dan dibuktikan SK Menkumham,’’ beber Nasir.

Diakui Nasir, saat ini mereka yang menjadi pengurus di DPW itu sudah dijadikan kader biasa. Sehingga tidak ada yang masuk ke kepengurusan harian DPW. Begitu juga dengan dana bantuan parpol di Pemerintah daerah itu, yang berhak mencairkan adalah kepengurusan yang dibawa kepemimpinan Romahurmuziy.

‘’Sekarang mau mereka buat Sekretariat DPW baru silahkan. Kalau soal dana bantuan parpol tidak ada dasarnya mereka meminta pemerintah menunda pencairannya. Kini kami sudah pegang surat dari Mendagri mengenai adanya kewajiban Pemda untuk mencairkan dan menganggarkan dana parpol untuk Golkar dan PPP yang selama ini dualisme,’’ pungkas Nasir.(jpg)

Respon Anda?

komentar