Lahan Terbakar Kapolda dan Kapolretas Turun Tangan

950
Pesona Indonesia
WATER BOOMING : Helikopter waterbooming berupaya memadamkan api di lahan yang diduga dibakar di Jalan Riau ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Kelurahan air Hitam Pekanbaru. Rabu (10/8/2016). Foto : ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS
WATER BOOMING : Helikopter waterbooming berupaya memadamkan api di lahan yang diduga dibakar di Jalan Riau ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Kelurahan air Hitam Pekanbaru. Rabu (10/8/2016). Foto : ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS/jpg

batampos.co.id – Suara Heli milik BNPB warna putih membawa air tampak mondar mandir memadamkan api yang membara di lahan milik warga di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, tepatnya di Jalan Riau Ujung, Rabu (10/8).

Tak terhitung berapa kali jumlah mengangkut air dari sungai Siak. Namun, api belum juga padam sampai pukul 17.00 WIb.

Pantauan dilokasi, kebakaran lahan yang belum diketahui pemiliknya itu terbakar sejak pukul 09.00 WIb pagi.

Sementara siang itu garis polisi pertanda dalam penyelidikan telah terpasang. Menanggapi hal ini Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK bersama Komandan Kodim 0301/Pekanbaru Letkol Inf Tunjung Setiabudi dan Kapolsek Payung Sekaki AKP Nardi M Marbun langsung turun ke lokasi.

Saat itu para personil kepolisian dan TNI berupaya mematikan api dengan peralatan seadanya. Dibantu dengan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru.

Asap kebakaran lahan bergambut ini begitu kuat lantaran terhembus angin kencang, sehingga membuat petugas kesulitan melakukan pemadaman.

Kapolresta Pekanbaru Tonny Hermawan mengatakan, bahwa upaya mereka dalam pemadaman itu dibantu dengan waterbombing, pemadaman darat dan udara.

“Kendala kami memadakam api ini karena tidak memiliki alat khusus seperti pompa air dan sebagainya, kalau tenaga personil kami banyak. Tapi alat kami tidak miliki,” jelasnya.

Dari jumlah pemadaman lahan gambut itu, pihaknya menurunkan 90 orang personil untuk memadamkan titik api.

Tampak dilokasi, asap kian parah sementara gambut dilahan itu dengan kedalaman satu meter terus mengeluarkan asap yang menyengat ke hidung, ditambah dengan cuaca yang sangat panas .

Tonny menegaskan, bahwa dirinya bersama jajarannya akan menyelidiki pembakar lahan tersebut.

“Pemilik lahan belum kami ketahui, Saat ini kami masih menyelidiki siapa pemilik lahan yang terbakar,” jelasnya.

Tak beberapa lama sekitar pukul 17.38 WIb, Kapolda Riau Brigjen Suprianto dan jajarannya langsung ke lokasi meninjau kebakaran lahan tersebut. (jpg)

Respon Anda?

komentar