Satu JCH asal Pekanbaru Ditunda Keberangkatannya

312
Pesona Indonesia
Kakanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal melepas secara resmi keberangkatan JCH asal Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter 2, Rabu (10/8) di Batam. foto:ist
Kakanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal melepas secara resmi keberangkatan JCH asal Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter 2, Rabu (10/8) di Batam. foto:ist

batampos.co.id – Harisnah Binti Abu Bakar Said, seorang calon haji (calhaj) asal Pekanbaru yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Batam ditunda keberangkatannya ke tanah suci. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Marwin Jamal menerangkan, calhaj perempuan tersebut didera sakit jelang keberangkatan Kloter 2 Embarkasi Batam, Rabu (10/8).

“Satu orang jamaah yang tunda daerah asal Pekanbaru itu sakit,” ungkap Marwin, kemarin.

Karena itu, sudah dipastikan Harisnah tidak tergabung dalam pesawat keberangkatan bersama seluruh JCH asal Pekanbaru yang tergabung di Kloter 2 Embarkasi Batam. Sesuai catatan resmi panitia haji, rombongan JCH asal Pekanbaru, Riau berjulah 447 jiwa, terdiri dari 442 calhaj dan lima petugas haji.

Kemudian berdasarkan hasil qurah maktab, selama berada di Makkah, JCH Kloter 2 Embarkasi Batam akan menempati pemondokan di wilayah Syisyah Maktab 03 Nomor Rumah 501.

“Seperti kepada yang lain-lain, sebelum berangkat, kami juga berpesan agar senantiasa menjaga kekompakan selama di sana,” ungkap Marwin.

Sementara itu Wali Kota Pekanbaru, Firdaus yang turut hadir melepas keberangkatan JCH asal Pekanbaru di Batam meminta satu sama lain dalam rombongan saling menguatkan.

“Apalagi suhu udara di Arab Saudi akan sangat berbeda dengan di Pekanbaru. Jika di rumah suhu udara mencapai 35°C sudah mengeluhkan panasnya apalagi di Arab Saudi yang bisa mencapai 50 °C. Jaga pola makan, jaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan dan air putih,” ucap Firdaus.

Pesawat dari maskapai Saudi Arabia Airlines rersmi berangkat membawa seluruh JCH Kloter 2 dari Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 09.25 WIB atau lebih cepat lima menit dari jadwal semula. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar