Gelper Berbau Judi Makin Berani, Beroperasi di Arena Permainan Anak

1151
Pesona Indonesia
Polisi dan warga mengangkat mesin Gelper di Mall Top 100 Penuin, Lubukbaja, Kamis (11/8/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Polisi dan warga mengangkat mesin Gelper di Mall Top 100 Penuin, Lubukbaja, Kamis (11/8/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang menggrebek dua arena gelanggang permainan (gelper).Di lokasi, polisi mengamankan mesin jackpot dan puluhan orang yang terdiri dari pemain, wasit, kasir, serta pengawas.

Penggrebekan pertama dilakukan polisi di pujasera Losari, Batuaji, Rabu (10/8/2016) malam. Dalam penggrebekan itu polisi mengamankan 10 orang, satu unit mesin jackpot Fish Hunter, laptop dan uang tunai Rp 820 ribu.
Kanit Unit II Satreskrim Polresta Barelanh, Iptu Budi Tambunan mengatakan penggrebekan itu atas instruksi Kapolresta untuk memberantas judi di Batam. Di lokasi ditemukan transaksi koin antara pemain dan wasit.
“Berdasarkan informasi masyarakat, di lokasi itu sering terjadi perjudian. Dan saat kita datangi, mereka (pemain) tertangkap tangan,” ujar Budi di Mapolresta Barelang.
Dia menambahkan dari pemeriksaan pemain dan wasit, arena itu baru beroperasi sejak bulan lalu. Namun, pihaknya belum mengetahui pemilik arena tersebut.
“Pemiliknya belum diketahui, karena pekerjanya juga tidak mengenal pemiliknya,” tutur Budi.
Dalam penggrebekan ini, sambung Budi, pihaknya menetapkan 5 orang tersangka, yakni FF, IM, DM, IJ, Af, RS. Sementara barang bukti kini diamankan di Mapolresta Barelang.
“Lima orang ini terlibat perjudian. Dan kita tengah mencari tau pemiliknya untuk proses lebih lanjut,” paparnya.
Selain di Batuaji, polisi menggrebek arena gelper di TOP 100 Penuin, Kamis (11/8) sore. Arena gelper tersebut berada di lantai II bernama E-Zone.
Mesin jackpot di lokasi ini beroperasi bersamaan dengan mesin permainan anak. Polisi turut mengamankan 2 mesin jackpot, 9 orang pemain dan seorang wasit. Mereka digiring menuju Mapolda Kepri.
Ria, salah seorang pekerja di TOP 100, Penuin mengatakan arena itu beroperasi hingga pukul 22.00 WIB. Setiap harinya, lokasi itu diramaikan pemain dari kalangan dewasa.
“Kalau sudah malam, yang main memang orang dewasa. Soal judinya saya kurang tau juga,” ujarnya di lokasi. (opi/eggi)

Respon Anda?

komentar