Hulubalang LAM Kepri Dikukuhkan

673
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin basirun, disambut hulubalang LAM Kepri sebelum pengukuhan. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin basirun, disambut hulubalang LAM Kepri sebelum pengukuhan. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak mengukuhkan Hulubalang LAM Provinsi Kepri priode 2016-2021, Kamis (11/8) di Gedung Asrama Haji, Tanjungpinang. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Kepri, Nurdin Basirun tersebut disejalankan dengan halal bi halal LAM Provinsi Kepri.

Ketua LAM Provinsi Kepri, Abdul Razak dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan Hulubalang merupakan bentuk keseriusan dari LAM untuk menjadikan Kepri sebagai bunda tanah Melayu. Menurut pria yang bergelar Dato’ Sri Amanah tersebut, keberadaan Hulubalang sangat penting dalam mengawal roda pemerintahan untuk kesejahteraan masyarakat melayu secara khusus dan Kepri secara keseluruhan.

“Keseriusan kami dalam membentuk Hulubalang menjadikan kebanggaan bangsa Melayu untuk menjulangkan adat istiradat Melayu di Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu, semoga Hulubalang yang di kukuhkan hari ini dapat berbakti memperjuangkan yang hak dan melawan yang bathil,” ujar Abdul Razak.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, pada kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Ukuwah Antar Sesama Menyongsong Masa depan yang lebih baik,” tersebut mengatakan bahwa Hulubalang memiliki tugas yang sangat strategis untuk Kepri.

“Pengukuhan yang baru kita saksikan tadi adalah sakral dalam adat istiadat Melayu maka sebagaimana makna dari Hulubalang tersebut maka diharapkan memberikan Kontribusi nya dalam membangun Kepulauan Riau kita ini,” ujar Nurdin dalam sambutannya.

Mantan Bupati Karimun tersebut menambahkan, untuk semua elemen masyarakat di Kepri agar menyatukan hati bersama membangun daerah.

“Kerajaan paling besar adalah hati kita, bersatunya hati membangun Kepri dengan beragamnya adat istiadat di sini dirasa sangat perlu, selamat untuk pengukuhan Hulubalang yang sudah dilaksanakan semoga menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dan penuh amanah,” tambah Nurdin.

Panglima Besar Hulubalang LAM Kepri diterajui oleh Datuk Raja Imran Hanafi, diikuti oleh 53 anggota lainnya sesuai dengan Surat Keputusan LAM Kepri Nomor: 02 Tahun 2016. Acara dilanjutkan dengan halal bihalal yang diwarnai dengan alunan musik melayu serta atraksi silat hulubalang LAM Kepri kemudian ditutup dengan tausiah sekaligus pembacaan doa.

Hulubalang sendiri memiliki arti kata, hulu (terdepan/teratas) dan balang (perahu/sampan) yang jika disatukan Hulubalang merujuk pada makna prajurit pengawal yang memiliki tujuannya sebagai wujud mengawal roda kepemimpinan kepala daerah di Kepri kedepan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melayu secara khusus dan Kepri secara menyeluruh serta menciptakan bumi tanah Melayu yang tentram dan berakhlak mulia.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar