Pemkab Karimun Gunakan Sistem Keuangan Secara Online, Permudah Pembayaran

505
Pesona Indonesia
Bupati Karimun Aunur Rafiq (tengah) menandatangani MoU dengan PT Bankriaukepri tentang pengelolaan manajemen kas.foto:tri haryono/batampos
Bupati Karimun Aunur Rafiq (tengah) menandatangani MoU dengan PT Bankriaukepri tentang pengelolaan manajemen kas.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama asistensi pengelolaan manajemen kas bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kepri dengan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari, Kamis (11/8) kemarin.

Bupati Aunur Rafiq mengatakan, dengan adanya perjanjian ini sebagai rekonsiliasi dari sistem keuangan di lingkungan Pemda Karimun agar sistem keuangannya bisa akuntabel. Selain itu, bisa mempermudah dan lebih cepat dalam pembayaran berbagai kegiatan di Pemda Karimun itu sendiri.

“Jadi dengan adanya kerjasama ini. Bisa mempersingkat waktu proses pembayaran secara online,” jelasnya.

Dengan aplikasi Simda yang ada di PT Bank Riau Kepri, berbagai kegiatan yang ada di Pemda Karimun termasuk di SKPD dapat diakses secara online termasuk berapa yang harus dicairkan. Sehingga, dapat meminimalisir kebocoran anggaran yang di kucurkan nantinya.

“Nah, di sinilah kita semua bisa memantau anggaran di setiap SKPD berapa yang dipergunakan. Dan kapan akan dicairkan, sehingga dapat kepastian dengan cepat supaya bisa diproses,” ungkapnya.

Namun, saat ini baru pengeluaran kas daerah saja yang menggunakan aplikasi Simda, kedepannya akan diterapkan pada penerimaan kas daerah. “Nanti semuanya akan terkoneksi pengeluaran kas dengan penerimaan,” tuturnya.

Sedangkan, fungsi dari BPKP sendiri sebagai pengawas keuangan pembangunan yang nanti melakukan audit tentang bagaimana sistem pengelola keuangan. Sistem online ini baru pertama kali diterapkan di Provinsi Kepri dan Riau.

“Pihak BPKP juga dapat mengakses aplikasi tersebut. Sementara Bank Riau Kepri sendiri sebagai pemegang kas, kemudian Pemda Karimun pemilik kas. Ketiga instansi ini, bisa bersinergi dalam memantau pengelolaan keuangan,” tutup Rafiq. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar