Tertipu Investasi Bodong, Lapor ke Satgas Perlindungan Investasi OJK

771
Pesona Indonesia
Foto: ojk.go.id
Foto: ojk.go.id

batampos.co.id – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau tengah mengumpulkan personel satuan tugas (satgas) perlindungan investasi. Ini satgas bentukan OJK dan pemerintah yang sepakat melindungi masyarakat dari investasi-investasi berisiko tinggi.

“Ini untuk edukasi masyarakat. Supaya tidak jatuh korban seperti yang sudah-sudah,” kata Kepala Kantor OJK Kepri, Uzersyah.

Setiap tahun, menurut Uzersyah, masih ada masyarakat yang tertipu investasi-investasi bodong. Mereka dijanjikan hasil yang melimpah namun setelah berinvestasi ternyata uangnya tidak kembali.

“Kami nggak ingin seperti itu lagi,” tuturnya.

Satgas ini nantinya akan melibatkan petugas dari kepolisian, kejaksaan, dan unsur pemerintahan. Setelah personel lengkap, OJK Jakarta akan membuatkan Surat Keputusan (SK). Peresmian akan dilakukan di Batam.

“Sekaligus juga dengan peresmian TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah),” katanya.

TPAKD telah memiliki Surat Keputusan yang ditanda-tangani Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Hanya saja, belum dilantik. OJK, kata Uzersyah, sedang mencari waktu yang tepat. Sebab, pelantikannya harus dihadiri Dewan Komisioner OJK.

“Ini sama-sama untuk edukasi masyarakat juga,” katanya. (ceu/bp)

Respon Anda?

komentar