Aneh, Ibu Rumah Tangga tapi Masih Dapat Kartu Indonesia Pintar

876
Pesona Indonesia
Kartu Indonesia Pintar
Kartu Indonesia Pintar

batampos.co.id – Kepala Desa Panggak Laut, Ahmad minta pemerintah meninjau kembali data penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kabupaten Lingga. Pasalnya, kata Ahmad, salah seorang ibu rumah tangga yang telah memiliki anak juga mendapat kartu sakti tersebut di Desa Panggak Laut.

Hal ini membuat pihak desa kesulitan dalam membagikan KIP yang telah diserahkan kepada pihak desa. Ia menilai ada kerancuan data yang diserahkan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

“Ada IRT kita yang dapat KIP, ini bagaimana,” kata Ahmad kepada koran Batam Pos (group batampos.co.id), Jumat (12/8).

Disampaikan Ahmad, IRT Desa Panggak Laut yang mendapat KIP tersebut memang sempat sekolah pada tahun 2009 lalu. Namun kini, warganya tersebut telah menikah dan telah memiliki anak.

“Saya curiga, data yang dipakai untuk Lingga masih data lama. Yakni data tahun 2009 lalu,” kata Ahmad.

Selain IRT yang mendapat KIP, ada 10 KIP lainnya juga yang rancu untuk dibagikan. “Totalnya ada 10 kartu yang kini tidak bisa digunakan. Program ini seperti membuang-buang uang dan sedikit manfaatnya,” ketus Ahmad.

Ia berharap, pemerintah daerah segera membenahi ulang data ajuan penerima KIP yang sesuai. Agar peruntukan kartu tersebut sesuai sasaran dan memang dapat dimanfaatkan bagi siswa-siswi yang patut menerima bantuan tersebut. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar