Karate Targetkan Lima Medali di PON XIX

2603
Pesona Indonesia
Ketua FORKI Kepri Jumaga Nadeak bersama Ketua Harian Darmin (tiga dari kanan) dan sejumlah pelatih utama membincangkan kesiapan atlet jelang PON ke-XIX di Jawa Barat. foto:ist
Ketua FORKI Kepri Jumaga Nadeak bersama Ketua Harian Darmin (tiga dari kanan) dan sejumlah pelatih utama membincangkan kesiapan atlet jelang PON ke-XIX di Jawa Barat. foto:ist

batampos.co.id – Sebulan lagi, gong Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX di Jawa Barat ditabuh. Persiapan seluruh atlet untuk berkompetisi terus ditingkatkan. Termasuk bagi atlet karate kontingen Provinsi Kepulauan Riau. Kendati sedang dirundung keterbatasan anggaran, mereka enggan itu menjadikan alasan untuk tidak berprestasi.

“Kami tetap fokus di semua sisi mulai dari teknis dan nonteknis,” kata Ketua Bina Prestasi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kepri, Nopialdi Tanjung, kemarin.

Sisi teknisnya, seluruh atlet karate tetap dibina dan dilatih lebih disiplin dari waktu ke waktu. Non-teknisnya, seluruh pelatih juga sudah diikutsertakan dalam pengarahan penilaian di Jakarta akhir pekan nanti. Tujuannya jelas. Yakni agar ada kesamaan persepsi tentang penilaian dari gerakan pada pertandingan nanti.

“Kondisi atlet kita saat ini prima dan siap. Setiap hari kami genjot berlatih dan kami usahakan pada PON nanti mencapai puncaknya,” ungkap Nopialdi.

Apakah titik puncak itu? Berkaca pada persiapan maksimal yang sudah dilakukan beberapa waktu terakhir, Nopialdi mengungkapkan target yang diusung tidak muluk-muluk. “Lima medali saja. Dua emas, dua perak, dan satu perunggu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FORKI Kepri, Jumaga Nadeak mengharapkan target dua emas datang dari kelas 67 Kilo dan kata Beregu. “Untuk kelas 67 kilo, kami punya atlet andalan Ivan Yohanes. Untuk kata beregu, kita mengandalkan Rika Saputri dan yang lain-lain,” papar Jumaga.

Untuk itu, Jumaga berpesan kepada para pelatih untuk mempersiapkan atlet sebaik mungkin jelang PON nanti. Segala kendala yang dihadapi tim Karate Kepri, diharapkan dapat segera dilaporkan kepada dirinya agar dapat dicarikan solusinya.

“Saya ingin sampaikan bahwa atlet tidak sendiri bertanding nanti. Kita berjuang bersama-sama mengharumkan nama Kepri,” tegasnya.

Untuk PON mendatang, Forki Kepri mengirimkan enam atlet terbaiknya. Dari Rika Saputri, Wilda Agustina, Desi Wulandari, M. Chogun Miyagi, Venny Devera Ahmad hingga Ivan Yohanes. Mereka dilatih oleh Nopialdi Tanjung sebagai pelatih utama dan dibantu dua pelatih Abu Abdillah Fahmi dan Larisman Sinambela. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar