Pelayanan Lamban Lantaran Terbelit Sistem Birokrasi

1079
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Selama ini, banyak keluhan dari masyarakat terkait kurang maksimalnya pelayanan pemerintah. Selain itu, warga juga mengeluhkan lambannya pelayanan lantaran proses terbelit sistem birokrasi.

“Sekarang ngurus proses administrasi pemerintahan sama saja. Rata-rata asli warga Muratara, tapi kenapa prosesnya hampir sama dengan dulu, mau buat akta nunggu lama, mau buat setifikat prosesnya susah,” kata Husin, warga Kecamatan Ulu Rawas seperti diberitakan Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini (13/8).

Awalnya, dirinya berharap dengan adanya daerah otonomi, setidaknya memberikan harapan baru bagi warga. ‘’Tetapi kenyataannya, masih belum maksimal pelayanan. Untuk itulah, kami meminta jangan persulit warga dalam memberikan pelayanan,’’ katanya.

Husin meminta kepada Bupati Muratara lebih aktif dalam memantau pusat pelayanan pemerintah terhadap masyarakat. ‘’Jangan sampai minim pengawasan. Jika pelayanan cepat selesai, masyarakat juga tak terlalu repot. Pemerintah jangan kaku. Kalau bisa, dibuat sistem yang modern biar lebih efisien,” ungkapnya.

Bupati Muratara, H Syarif Hidayat, meminta PNS memberikan pelayanan sebaik-baiknya. ‘’Jika urusan mudah, janganlah dipersulit,’’ ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh instansi mempermudah proses pelayanan administrasi. “Kalau bisa, lima menit selesai, seperti yang dari Desa Kuto Tanjung, Ulu Rawas. itu jauh, jadi mesti diprioritaskan,” timpalnya.

Syarif Hidayat juga berjanji akan terus memonitoring seluruh instansi yang berada di bawah jajaran Pemkab Muratara. Terutama pada dinas atau SKPD yang melayani masyarakat secara langsung. “Jelas kita akan monitoring, pengawasan selalu kita lakukan,” pungkasnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar