Pemkab Anambas Hemat Anggaran, Kegiatan Rutin SKPD Terancam Dipotong

627
Pesona Indonesia
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, mengatakan pemerintah akan melakukan penghematan anggaran belanja pada tahun 2016 ini. Salah satu cara untuk melakukan penghematan yakni dengan memangkas seluruh kegiatan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti kegiatan rutin, perjalanan dinas belanja barang dan sebagainya. Hal itu dilakukan akibat kondisi keuangan daerah yang belum memadai.

“Supaya tidak terjadi pembengkakan anggaran daerah, maka perlu dilakukan penghematan kegiatan khususnya rutinitas di setiap SKPD. Semua itu demi penyesuaian anggaran saja,” kata Abdul Haris, Kamis (11/8).

Ia menambahkan, meskipun Anambas kini masih mengalami kondisi keuangan daerah yang cukup memprihatinkan, tidak menyurutkan semangat untuk melaksanakan kegiatan pemerintahan dan upaya pembangunan daerah kedepannya terus dilakukan.

Kata Haris, sebelumnya ia telah menyarankan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) tahun 2016, lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat ketimbang kegiatan seremonial kepemerintahan.

Dirinya mengatakan, akan tetap mendukung apabila terjadinya pemangkasan alokasi kegiatan dan operasional bagi dirinya. Hal ini harus dicermati bagi seluruh Kepala SKPD yang ada. Kondisi saat ini tidak bisa dihindarkan, sebab sebagian daerah di Indonesia mengalami yang sama.

“Kita harus lebih bisa prihatin, ketimbang masyarakat. Kegiatan yang dianggap tidak penting dipangkas saja,” ujarnya.

Ia mengaku selama ia memimpin beberapa bulan yang lalu belum dapat berbuat banyak. Namun ia tetap optimis hal ini tidak berlangsung lama. Ini semua bisa dilakukan apabila semua pihak ikut berpartisipasi mengisi pembangunan demi kemajuan daerah yang lebih baik.

Lanjutnya, ia mengingatkan kepada seluruh SKPD jangan jadikan defisit anggaran suatu alasan pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa. Pemerintah harus bisa membangkitkan gairah dan semangat yang dimiliki masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah kedepannya. “Semangat gotong royong itu harus dibangkit kembali ke seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Umum (Adpum) Adies Saputra, membenarkan bahwasanya ada sekitar 12 SKPD yang sudah dipanggil Bupati terkait pemotongan anggaran itu. Diakuinya SKPD yang sudah dipanggil itu diharapkan memberikan penjelasan terkait anggaran yang ada. Namun sayangnya dirinya tidak bersedia SKPD mana saja itu yang sudah dipanggil Bupati.

“Mereka diminta penjelasan saja bukan berarti ke 12 SKPD itu harus dipotong semua, tapi sesuai dengan penjelasan mereka jika masih memungkinkan untuk dipotong, maka tetap akan dipotong. Begitupun jika tidak bisa lagi, maka anggaran di SKPD itu tidak akan dipotong,” ungkap Adies. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar