Polda Kepri Amankan Dua Kapal Illegal Fishing di Lingga

938
Pesona Indonesia
ilutrasi kapal pukat.
ilutrasi kapal pukat.

batampos.co.id – Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri mengamankan dua kapal yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Kabupaten Lingga, Kepri pada Selasa (9/8). Saat diamankan KM Samudera Selatan dan KM Sinar Utama sedang menangkap ikan dengan jaring trawl (Pukat Harimau)

“Benar, kami amankan pada beberapa waktu lalu. Saat ini nakhoda dan para anak buah kapal (ABK) sedang dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono, Jumat (12/8).

Dari penjelasan Hartono, penangkapan awal dilakukan di Kapal KM Samudera Selatan GT 14. Dan pihak kepolisian berhasil mengamankan nakhoda kapal yang berinisial JH dan empat orang ABK. Tak lama setelah itu, Kapal Patroli Pol Air KP 3001 kembali berhasil mengamankan KM Sinar Utama. Nakhoda kapal berinisial Ri dan lima ABK, diseret polisi untuk memberikan keterangan.

“Kedua kapal ini tak memiliki dokumen,” ucap Hartono.

Selain tak memiliki dokumen yang lengkap, Hartono mengatakan pihaknya mengamankan karena dua kapal ini merusak ekosistem laut. Sebab mereka menangkap ikan dengan jaring pukat harimau, yang menangkap tak hanya ikan besar saja. Tapi juga ikan kecil-kecil pun ikut terjaring.

“Semua barang bukti sudah kami amankan,” ujarnya.

Para pelaku ini melanggar Pasal 26 ayat 1 Jo pasal 92 Jo pasal 27 ayat 1 jo pasal 93 ayat 1 undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo pasal 9 ayat 1 Jo pasal 85 undang- undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar