Ada 10 Hutan Lindung yang Dimiliki Karimun Seluas 17 Hektar

96
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kabupaten Karimun yang terdiri dari ratusan pulau, dimana pulau-pulau tersebut memiliki hutan yang cukup lebat. Dari 12 kecamatan yang ada di kabupaten Karimun, ada tiga kecamatan yang memiliki hutan lindung. Pertama di wilayah pulau Karimun yaitu hutan gunung Jantan Betina, hutan Karimun Anak. Kemudian di kecamatan Moro hutan pulau Combol, hutan pulau Durian Besar, hutan pulau Panjang, hutan Terbatas Sugi dan hutan produksi terbatas Combol.

Serta di kecamatan pulau Kundur termasuk di kecamatan pemekaran Belat, ada tiga yaitu hutan pulau Kundur, hutan produksi terbatas Kundur Atas dan Bawah, terakhir hutan produksi Terbatas Belat.

” Jadi ada 10 hutan lindung di kabupaten Karimun yang diawasi oleh Pemerintah Daerah, dengan diperbantukan dari pusat dalam bentuk Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) sejak tahun 2012 dan di SK tahun 2016,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Karimun, Muhammad Affan diruang kerjanya, Jumat (12/8).

Dari 10 lokasi hutan lindung yang mencapai 17.602 hektar, hingga saat ini masih bagus kondisinya. Namun, dirinya tidak menapikan ada yang melakukan ilegal logging di 10 lokasi hutan lindung. Akan tetapi, pembalakan kayu di area hutan lindung rata-rata dilakukan oleh masyarakat untuk kebutuhan pribadi.

” Saya akui, ada hutan lindung yang ditebang oleh warga. Tapi, tetap kita peringatkan kepada warga tersebut agar tidak melakukan kembali. Apabila melakukan lagi, maka akan diproses hukum. Seperti kejadian di hutan Karimun Anak beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Tapi, lanjut Affan tentang penjarahan kayu di hutan Karimun Anak setelah dilakukan pengecekan. Pihaknya, memastikan bahwa yang melakukan penebangan pohon di hutan lindung tersebut dilakukan oleh warga luar.

” Tidak banyak yang ditebang pohonnya. Dan sudah kita tindak dengan memberikan surat peringatan,” ujarnya.

Sementara itu dari catatan tahun 2015 lalu, 10 hutan lindung yang terbakar mencapai 30 hektar dari 17.602 hektar. ” Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kebakaran hutan di lokasi kita ini,” imbuhnya.(tri)

Respon Anda?

komentar