Akhirnya, Ibu Menteri Mundur dari Jabatannya

2086
Pesona Indonesia
Aida Hadzialic
Aida Hadzialic

batampos.co.id – Bravo, langkahnya patut ditiru pejabat tanah air, Indonesia.

Ketahuan menyetir mobil dalam kondisi mabuk, menteri termuda di kabinet Swedia, Aida Hadzialic mengundurkan diri, Sabtu (13/8/2016).

”Saya memilih melakukan ini (mengundurkan diri) karena saya sadar bahwa (kesalahan) yang saya lakukan se­serius itu,” papar perempuan 29 tahun tersebut.

Sebelum mengumumkan pengunduran diri, Menteri sekolah lanjutan, pendidikan dewasa, dan pelatihan kerja itu minta izin kepada Perdana Menteri (PM) Stefan Lofven. Jumat (12/8), surat pengunduran diri politikus Social Democrat itu diterima pemimpin 59 tahun tersebut dan langsung disetujui.

Swedia merupakan salah satu negara Eropa yang punya aturan superketat soal mengemudi sambil mabuk. Di sana, jika level alkohol dalam darah mencapai 0,02 per mililiter, si pengemudi dianggap melanggar aturan. Itulah yang terjadi kepada menteri muslimah pertama Swedia tersebut pada Kamis (11/8). Saat mobilnya diberhentikan polisi, dia masih berada di bawah pengaruh alkohol.

Meski tidak membahayakan kendaraan lain atau terlibat kecelakaan, Hadzialic tetap dianggap bersalah. Sebab, dia nekat berkendara dalam keadaan mabuk. ”Itu kesalahan terbesar sepanjang hidup saya,” se­sal perempuan cantik itu sebagaimana dikutip Associated Press. Atas pelanggaran tersebut, wanita kelahiran Bosnia-Herzegovina itu terancam hukuman penjara maksimal enam bulan.

Saat polisi mencegatnya, Hadzialic baru saja menghadiri jamuan makan malam di Denmark, tepatnya di Kota Kopenhagen. Layaknya acara santap malam resmi di Eropa, anggur selalu disajikan sebagai penutup hidangan. (AP/AFP/Reuters/hep/c19/any/pda)

Respon Anda?

komentar