Ini Organ Vital Rahma-Rahmi yang Menempel

5751
Pesona Indonesia
Rahmi setelah dipindahkan dari ruang operasi ke ruang PICU, Minggu (14/8/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Rahmi setelah dipindahkan dari ruang operasi ke ruang PICU, Minggu (14/8/2016). Sementara Rahma masih di ruang operasi. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Operasi pemisahan kembar siam asal Batam, Rahma-Rahmi berhasil dilakukan 33 dokter yang tergabung dalam operasi ini di Rumah Sakit Awal Bros Batam, Minggu (14/8/2016).

Dokter Purwadi yang memimpin dan menangani langsung operasi itu mengatakan, operasi ini berjalan lancar. Membutuhkan waktu tiga jam untuk persiapan anastesi dan jantung dan operasi pembedahannya sendiri hanya berlangsung satu jam.

Kerumitan yang dihadapi tim dokter ini terletak pada lengketnya beberapa organ vital Rama-Rahmi. Antara lain, liver yang menempel dengan panjang 4 cm dan lebar 3 cm.

Tak hanya itu, usus Rahma juga menempel ke Rahmi, sehingga membutuhkan proses pembedahan yang sangat hati-hati dengan meminimkan luka pada usus Rahma. Sementara, usus Rahmi tidak menempel pada Rahma.

“Usus Rahmi tidak diapa-apakan,” kata Purwadi.

Ia memperkirakan, dalam sepekan ke depan, Rahmi sudah bisa pulih dan masa kritisnya juga diperkirakan lebih pendek.

“Masa kritis itu dua hingga tiga hari setelah operasi,” ujar Purwadi.

Yang paling dijaga tim dokter ini, jangan sampai keduanya mengalami sesak nafas, sehingga tim dokter terus memantau perkembangannya.

Meski secara umum kondisi Rahma-Rahmi stabil dan semua kerumitan yang terjadi selama operasi maupun setelah operasi berhasil ditangani, namun tim dokter yang menangani tetap tidak boleh lengah atau menganggap spele. Semua harus terpantau dan tertangani dengan baik.

“Selain terus ditangani, kita harus mendoakan agar secepatnya keduanya pulih,” pinta Purwadi. (eggi)

Respon Anda?

komentar