Imam Masjid di Amerika Ditembak Mati seusai Salat Dzuhur

795
Pesona Indonesia

imammasjidbatampos.co.id – Seorang imam di Kota New York dan asistennya ditembak mati di siang hari pada Sabtu (13/8) waktu setempat.

Ironisnya keduanya ditembak justru setelah melakukan shalat di sebuah masjid di Ozone Park, kawasan Queens, dimana banyak dihuni populasi asal Bangladesh.

Menurut keterangan polisi setempat, keduanya ditembak dari jarak dekat sehingga mengenai kepala dan orang itu baik ditembak di kepala.

“Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa keduanya memang menjadi sasaran mereka,” kata NYPD Deputi Inspektur Henry Sautner sebagaimana dilansir dari CNN.com.

Imam Maulama Akonjee, 55, dan asistennya, Thara Uddin, 64, diangkut dalam kondisi kritis ke Rumah Sakit Jamaika, di mana mereka kemudian meninggal.

Menurut Sautner, sandal yang dipakai keduanya masih tertinggal di lokasi kejadian. Saat terjadi penembakan, keduanya masih mengenakan pakaian keagamaan mereka. Keduanya baru saja menjalankan salat Dzuhur di Masjid Al-Furqan yang terletakĀ  sekitar dua blok dimana keduanya ditembak mati.

“Saat itu keduanya baru saja berjalan pulang setelah salat Dzuhur,” ungkap Sautner.

Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan apakah peristiwa ini terkait dengan sekedar perselisihan dengan orang lain atau merupakan aksi teror yang disengaja. Terlebih saat ini tengah berlangsung kampanye yang salah satu kandidat Donald Trump tengah mengkampanyekan semangat anti Islam.

“Pelaku ini pembunuhan yang tidak masuk akal harus cepat ditangkap dan harus segera diproses hukum,” kata Afaf Nasher, Direktur eksekutif dari New York Council on American-Islamic Relations (CAIR). (sad/JPG)

Respon Anda?

komentar