Mengapa Jessica Sangat Tenang Saat Diperiksa? Ini Kata Psikolog

4379
Pesona Indonesia
Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani persidangan. Foto: jawapos.com
Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani persidangan. Foto: jawapos.com

batampos.co.id – Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini, Senin (15/8).

Sidang kali ini menghadirkan saksi ahli bidang psikologi klinis, Antonia Ratih Andjayani.

Dalam kesaksiannya, Antonia mengatakan terdakwa Jessica sangat tenang dalam menghadapi kasus kematian Wayan Mirna Salihin, rekan satu kampusnya yang tewas meminum racun sianida.

Jessica sangat tenang saat diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Sikap tenang Jessica menjadi tanda tanya banyak orang. Sebab, biasanya seseorang akan sangat gelisah ketika diperiksa di kantor polisi, apalagi dalam kasus pembunuhan.

Menurut Antonia, sikap Jessica yang tenang saat diperiksa di kantor polisi tidak wajar. Diduga, Jessica sudah memprediksi dan lebih dulu menganalisa pertanyaan penyidik. Karena itu, Jessica tenang dan sudah menyiapkan jawabannya.

“Yang bersangkutan merespons jawaban dengan tegas, cepat. Yang bersangkutan mempunyai daya analisa kritis. Dia sangat tenang dalam situasi tertekan, bahkan menikmati,” ujar Antonia.

Jessica juga sangat tenang ketika diperiksa oleh para psikolog. Jessica diperiksa psikolog selama 6 jam di tingkat penyidikan.

“Yang bersangkutan tampil dalam pribadi confident dan bukan hanya tenang saja ketenangan juga tampak sekali tidak ada kegugupan, tampak natural,” tambah Antonia.

Jaksa penuntut umum (JPU) lantas bertanya apakah Jessica sangat tenang karena dia sudah prediksi apa yang diatanyakan penyidik kepadanya? Mendapat pertanyaan itu, Antonia mengaku tidak tahu pasti.

“Saya tak bisa jawab secara pasti, bagaimana yang bersangkutan bisa sangat tenang. Kemungkinan yang bersangkutan memang sudah tahu apa yang harus dia hadapi. imbuhnya.

Pasca kematian Mirna, Jessica juga tidak memperlihatkan rasa bersalah atau trauma. Padahal, Mirna tewas akibat minuman kopi yang dipesan Jessica.

“Biasanya ada trauma besar, ada rasa bersalah, tapi ini tidak,” tandas Antonia. (PS)

Respon Anda?

komentar