Belum Ada Anggaran, Guru Honorer SMA Belum Terima Gaji

1483
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin.

batampos.co.id – Ratusan tenaga hononer di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) terancam gigit jari. Pasalnya, hingga saat ini belum juga menerima haknya sebagai guru honorer. Saat ini ada sekitar 670 tenaga honor yang terdaftar di Dinas Pendidikan Kota Batam.

RN, salah seorang guru honor di salah satu sekolah di Sekupang menuturkan kekhawatirannya karena terlambatnya pembayaran gaji oleh Pemko Batam sejak bulan Juli kemarin.

“Harusnya untuk Juli kami sudah gajian, tapi nyatanya belum, semoga ini tidak berlaru-larut,” tuturnya.

Guru yang telah bekerja selama empat tahun ini mengaku masih menjalankan aktifitas mengajarnya, meskipun belum menerima haknya. Diakuinya Disdik sempat melakukan pendataan terhadap 16 rekannya beberapa waktu lalu.

“Sudah (Data, red) kemarin, hanya hingga kini belum gajian juga, sedangkan biaya operasional tetap berjalan. Dia berharap Pemko segera membayar gaji tenaga honorer, demi kelancaran proses belajar mengajar,” ujar perempuan berjilbab ini.

Sementara itu, Muslim Bidin mengatakan saat ini belum ada anggaran untuk membayar gaji guru honorer di tingkat SMA.

“Belum ada anggaran,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, Senin (15/8).

Pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk pembayaran gaji 670 guru honorer. “Sudah diajukan di APBD-P,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, pihaknya menjanjikan tidak akan ada penunggakkan gaji tenaga honorer, ternyata hingga kini Dinas Pendidikan belum bisa memenuhi pembayaran gaji tenaga honorer tersebut.

“Kita belum bisa penuhi, mohon bersabar,” kata dia.

Muslim beralasan, rentang waktu yang singkat terkait pembatalan proses pengalihan dari Provinsi ke Kota, menurutnya membuat pihaknya kesulitan mencarikan anggaran untuk membayar ratusan tenaga honorer SMA.

“Ini hanya masalah waktu, semoga secepatnya bisa selesai,” tukasnya.(cr17)

 

Respon Anda?

komentar