Kelulusan Dianulir, Puluhan Calon Anggota Datangi Panwascam Pekanbaru

1382
Pesona Indonesia
BARANG BUKTI: Ahmad, salah seorang calon anggota Panwascam Pekanbaru menunjukkan bukti SMS kelulusan yang dibatalkan oleh Tim Seleksi Panwas, di Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, Senin (15/8). Foto: Riau Pos/jpg
BARANG BUKTI: Ahmad, salah seorang calon anggota Panwascam Pekanbaru menunjukkan bukti SMS kelulusan yang dibatalkan oleh Tim Seleksi Panwas, di Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, Senin (15/8). Foto: Riau Pos/jpg

batampos.co.id – Puluhan calon Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kota Pekanbaru mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Senin (15/8). Mereka memprotes karena tidak puas dengan keputusan pihak Panwas Kota Pekanbaru yang menganulir kelulusan mereka setelah mengikuti tes tertulis.

Menurut salah seorang calon anggota Panwascam, Rudi mengatakan bahwa kinerja pihak Panwas Pekanbaru dinilai tidak profesional. Pasalnya dalam pelaksanaan tes tertulis Jumat (12/8) diinformasikan bahwa peserta yang lulus ujian akan mendapatkan pesan singkat pemberitaan. Dan yang tidak lulus tidak akan mendapatkan pesan singkat melalui SMS.

“Pada Ahad (14/8) saya mendapat sms dari Panwas Pekanbaru, kemudian malamnya mendapat sms lagi penegasan bahwa saya lulus. Kemudian Senin (15/8) pagi saya mendapat sms bahwa kelulusan hanya bisa dilihat secara langsung di kantor Panwas dan ternyata saya tidak lulus, karena itu kami langsung mengadu ke Bawaslu Riau,” katanya.

Ketua Bawaslu Riau, Edy Syarifudin ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat pemberitahuan tentang adanya pengaduan dari calon anggota Panwascam Pekanbaru. Namun pihaknya belum dapat mengambil tindakan lebih lanjut karena masih berada di luar kota.

“Saya masih diluar kota, tadi pagi saya sudah mendapat pemberitahuan saja dari anggota di kantor. Namun detail laporannya seperti apa belum saya terima, tentunya saya akan berkoordinasi dahulu dan mempelajari laporannya,” ujarnya seperti diberitakan Riau Pos (Jawa Pos Group), hari ini (16/8).

Sementara itu, Komisioner Panwas Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, ada terjadi human error dalam pengiriman sms yang dilakukan sebelumnya. Sehingga pengumuman tersebut dianulir. Dimana seharusnya sms hanya dikirim ke 72 peserta namun justru terkirim kepada seluruh calon panwascam yang lulus seleksi administrasi.

“Terjadi kesalahan teknis (sistem operator) saat pengirima smsnya. Yang seharusnya dikirim ke 72 peserta yang lulus ujian Panwascam, malahan terkirim 364 sms ke seluruh peserta ujian dan yang tidak mengikuti ujian tanggal 12 Agustus 2016. Untuk peserta yang lulus kami hingga senin sore sudah wawancara ke calon anggota di enam kecamatan,” ujar Agung Nugroho. (jpg)

Respon Anda?

komentar