Pak Walikota, Ini Kejadian di Nongsa, Bocah 17 Tahun Coba Bunuh Pacarnya

7379
Pesona Indonesia
Luka di kepala DD.
Luka di kepala DD.

batampos.co.id – DD, 17, menjadi korban perkosaan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kekasihnya yang juga masih dibawah umur berinisial DA, 17.

DA dibantu oleh temannya yang berinisial NA, 16, saat jalankan aksi.

Dari hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa

  • satu buah sandal warna coklat,
  • celana panjang hitam,
  • celana dalam merah hati,
  • motor milik korban jenis Honda Beat BP 36XX FG,
  • motor milik tersangka jenis Yamaha Mio BP 57XX GR,
  • celana dalam milik tersangka, dan
  • sebilah pisau dapur.

Kapolsek Nongsa Kompol Syarifudin Dalimunthe mengungkapkan kronologis kejadian ini berawal dari DA yang menelpon DD untuk mengajak ketemuan di belakang Rumah Makan Bahagia 2, Batu Besar, Senin (15/8) sekira pukul 20.00 Wib.

“Pelaku menelepon korban dan mengajak ketemuan untuk membicarakan tentang kehamilan korban,” ungkapnya, Selasa (16/8).

Setelah korban datang, DA ternyata sudah mempunyai rencana untuk menghabisi nyawa korban lantaran DA belum siap untuk bertanggung jawab dan menikahi DD.

“Saat korban sampai di sana mereka sempat bicara-bicara terlebih dahulu. Saat ditengah-tengah pembicaraan, tersangka langsung memukul kepala korban dengan batu gilingan yang memang sudah dipersiapkannya dari rumah,” lanjutnya.

DD yang mendapat pukulan dengan batu gilingan itu langsung pingsan dan DA pun memanggil temannya NA untuk membantu mengangkat DD ke lubang yang telah dipersiapkan tidak jauh dari TKP.

Lubang untuk mengubur tubuh DD
Lubang untuk mengubur tubuh DD

“Tapi sebelum korban dimasukkan ke dalam lubang itu, tersangka DA sempat menyetubuhi korban terlebih dahulu. Setelah selesai disetubuhi itu korban sadar dan tersangka DA kembali memukul kepala korban,” terangnya.

DD yang kembali mendaratkan pukulan, ia pun mencoba untuk pura-pura meninggal dan tersangka DA pun mulai panik.

“Saat tersangka DA panik, temannya NA langsung kabur dan korban pun langsung melarikan diri dan meminta tolong kepada masyarakat saat tersangka DA lengah,” ujarnya lagi.

Korban yang berteriak meminta tolong langsung dibantu oleh masyarakat dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Nongsa.

Polisi mendapat laporan itu pada Selasa pagi sekira pukul 05.00 Wib.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Unit Buser Polsek Nongsa langsung menuju ke alamat tersangka dan langsung mengamankan DA dan NA setelah mendapatkan informasi dari korban,” terangnya. (egi)

Respon Anda?

komentar