Pemko Akan Mulai Jalankan Sistem Aplikasi dari Surabaya Januari 2017

489
Pesona Indonesia
Walikota Surabaya Risma menujukan gambar pembangunan Kota Surabaya melalui ponselnya kepada Walikota Batam Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar di Kantor Pemko Batam, Kamis (17/8). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Walikota Surabaya Risma menujukan gambar pembangunan Kota Surabaya melalui ponselnya kepada Walikota Batam Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar  F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam memboyong 12 sistem aplikasi elektronik baru dari Surabaya. Sistem itu akan segera diterapkan.

“Saya sampaikan ke teman-teman SKPD, pulang dari situ (Surabaya), kami harus sudah lihat progressnya,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Setiap aplikasi memuat sistem e-planning, e-budgeting, dan e-procurement. Hal ini memungkinkan terjadinya transparansi dalam kinerja SKPD. Jalannya pelayanan publik dapat terpantau setiap saat.

“Ibu risma dalam satu hari bisa klik berapa proyek yang ditender, nilainya, kapan bisa ditender,” ujarnya.

Pemberian sistem aplikasi ini ditandai dengan penanda-tanganan surat kesepakatan bersama (memoir of understanding – MoU). Ada sepuluh SKPD yang ikut menandatangani.

Yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pendapatan Daerah, serta Dinas Perhubungan.

Selain itu juga Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Badan Komunikasi dan Informasi, Badan Penanaman Modal, dan Badan Kepegawaian Daerah.

Amsakar membawa tiga orang untuk setiap SKPD. Ketiganya, yaitu, Kepala Dinas, Kepala Program, dan Operator. Ketika berada di Surabaya, ketiganya mendapat pengarahan langsung dari operator di tiap-tiap SKPD.

“Kami harapkan aplikasi itu bisa langsung aplikatif. Tinggal pasang sebagian sistemnya bisa langsung running,” tuturnya.

Amsakar menargetkan, aplikasi itu mulai dapat berjalan bulan Oktober nanti. Penyesuaian dilakukan selama dua bulan, November dan Desember. Jika terjadi kerusakan dalam sistem, tim Surabaya berkenan datang ke Batam untuk memperbaiki kerusakan.

“Nah, bulan Januari sudah jalan sesuai protapnya,” imbuh Amsakar. (ceu)

Respon Anda?

komentar