Turunkan Penumpang di Jalan Tol, Puluhan Sopir Bus Dihukum Push Up

483
Pesona Indonesia
Para sopir nakal dihukum push up. (foto: jpnn)
Para sopir nakal dihukum push up. (foto: jpnn)

batampos.co.id – PT Jasa Marga menggelar operasi penertiban di jalan tol Jakarta-Cikampek, Senin (15/8). Hasilnya, puluhan sopir nakal kedapatan menaikkan dan menurunkan penumpang di bahu jalan tol.

Para sopir beserta kernet nakal itu langsung diberikan hukuman push up.

”Ada sekitar 10 sopir yang kami tertibkan. Mereka sengaja kami suruh push up untuk membuat jera,” kata Juru Bicara PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Iwan Abrianto pada Senin (15/8).

Penertiban yang digelar Jumat (12/8) itu, kata Iwan, sempat menangkap basah sopir dan kernet bus Primajasa, B 7026 YV saat menurunkan penumpang di bahu jalan KM 57 arah Jakarta.

”Begitu ketahuan, petugas langsung mengamankan keduanya,” katanya juga.

Para sopir itu tetap nakal menyalahi aturan meski sudah diberitahu. Padahal, tindakan mereka bisa membahayakan pengendara lain. Sayangnya, para sopir dan kernet ini selalu berdalih melakukan tindakan itu guna memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanannya.

”Karena kesalahanya itu, sopir dan kernet disuruh push up sebanyak 50 kali oleh petugas Kantib,” kata Iwan lagi.

Iwan juga menjelaskan, aksi para sopir itu menyalahi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol. Dalam pasal 41, bahwa bahu jalan hanya digunakan untuk kendaraan yang berhenti darurat dan tidak boleh digunakan untuk menaikan dan menurunkan penumpang. (jpg)

Respon Anda?

komentar