Archandra Tahar Dicopot dari Menteri ESDM, Raja Minyak dari Medan Sedih

3111
Pesona Indonesia
Ruhut Sitompul. Foto: jpnn
Ruhut Sitompul. Foto: jpnn

batampos.co.id -Pencopotan Archandar Tahar dari kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah 20 hari menduduki jabatan itu, sangat disayangkan banyak kalangan.

Tak hanya kalangan profesional, sejumlah politisi yang tahu kapasitas Archandra juga sangat menyangkan. Apalagi persoalan dwikewarganegaraan bisa diselesaikan dengan mudah.

Nah, salah satu politis yang sedih Arcandra dicopot adalah Anggota Komisi III DPR RI, Ruhut Sitompul. Legislator yang dulu dikenal dengan sebutan “Raja Minyak dari Medan” itu mengaku kecewa dengan pencopotan Arcandra Tahar dari kursi Menteri ESDM.

Ruhut mengatakan, Arcandra sebenarnya telah banyak berkorban demi kembali untuk membangun Indonesia.

Salah satunya, lanjut dia, eks alumnus Insititut Teknologi Bandung tersebut rela mengesampingkan gaji besar yang diterimanya di Amerika.

“Dia itu pemilik tujuh hak paten di bidang perminyakan. Penghasilannya per bulan miliaran. Archandra rela ninggalin semua itu demi Indonesia,” ujar dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (16/8/2016).

“Berapa sih gaji menteri, anggota DPR, gaji presiden. Gak ada apa-apa nya tapi dia mau berkorban,” lanjut Ruhut.

Selain itu, sambung Politikus Demokrat ini, rasa cinta tanah air Arcandra terhadap Indonesia sangat tinggi. Terbukti dengan masih ingatnya pria kelahiran Pariaman itu dengan bahasa asli daerah.

Saya sampai tengah malam berdua sama dia (Archandra). Saya diperkenalkan sama istrinya, ibu mertuanya, orang panggilnya aja bahasa Padang,” imbuhnya.

Karenanya, Ruhut sangat menyesalkan ketika ada yang meragukan tekad Arcandra untuk membangun negeri dengan kecerdasan yang dimilikinya.

“Kalian ragukan dia (Arcandra)? Aku sedih kejadian ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, Senin malam (15/8), Arcandra Tahar resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri ESDM. Status dwikewarganegaraan yang melekat padanya menjadi alasan pria jenius itu diberhentikan. (uya/JPG)

Respon Anda?

komentar