Pemda Karimun Prioritaskan Gali PAD

129
Pesona Indonesia
Wabup-terima-Perda-LKPJ-201
Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim (kiri)

batampos.co.id – Sidang paripurna DPRD Karimun, kemarin (16/8) yang mengagendakan penyampaian pandangan Ranperda tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kabupaten Karimun tahun 2015. Dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi dan Bakti Lubis, yang di hadiri oleh Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim bersama SKPD.

Dalam pandangan Bupati Karimun yang diwakili Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Karimun berkomitmen untuk memprioritaskan pendapatan daerah dari berbagai sektor. Termasuk di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini ada tiga BUMD, yaitu Perusda, BUP dan PDAM Tirta Karimun.  Selain itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan konfirmasi kepada Pemerintah Provinsi Kepri agar segera dicairkan dana tranfer yang berasal dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Kepri.

Kemudian, dalam penyusunan anggaran yang sebelumnya atas kebutuhan. Kedepan, akan berdasarkan kemampuan pendapatan daerah dengan cara mengoptimalkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mendongkrak pendapatan daerah yang selama ini telah dilakukan oleh Dispenda.

Dan terakhir mengoptimalkan kinerja badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang saat ini masih terpisah. Dan kedepan akan menjadi satu badan atau dinas, agar dapat merumuskan kebijakan-kebijakan yang mampu menggali Pendapatan Daerah. khususnya dalam mengoptimalkan potensi kekayaan  daerah yang dimiliki.

” Jadi kedepan kami (Pemda Karimun-red), akan mengoptimalkan semua yang ada potensi untuk meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara tidak tercapainya target pendapatan yang ditetapkan oleh Pemda Karimun diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya terjadinya penurunan realiasasi dana bagi hasil PBB yang disebabkan terjadi penghapusan PBB-PPP perkebunan, pertambangan dan perhutanan per 1 Januari 2015 dari pemerintah pusat.

Kemudian, di pendapatan hasil pajak penghasilan orang pribadi tidak mencapai target, dikarenakan terjadinya fluktuasi harga minyak dunia yang berdampak kepada tidak stabilnya semua kebutuhan pokok. Selain itu, Dana Bagi Hasil (DBH) dari tambang maupun perikanan yang menurun ekspor di Provinsi Kepri. Yang berdampak, penyaluran DBH ke kabupaten/kota berkurang.

Dan paling banyak, di DBH pertambangan minyak bumi disebabkan terjadinya penurunan proyeksi listing migas dari Rp 900 ribu barel menjadi Rp849 ribu barel per hari. Begitu juga DBH pertambangan gas bumi terjadi penurunan proyeksi listing migas dari Rp1248 barel per hari menjadi Rp1177 barel per hari. Dan dana cabangan juga terjadi penurunan di tahun yang sama.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pansus Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP-APBD 2015) Nyimas Noviujiani mengkritisi keterlambatan penyusunan Laporan Keterangan Pertagungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah  dari pihak esekutif yang telah sebulan. Dari 8 fraksi di DPRD Karimun, rata-rata mengkritisi target pendapatan daerah yang tidak tercapai. Dan meminta agar, menggali pendapatan daerah disektor lainnya yang saat ini masih belum di lakukan.

Sedangkan, penyerapan APBD 2015 lalu, dari Rp1,127 Trilium lebih yang terealisasi atau di belanjakan mencapai 84 persen. Namun, disisi lain realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terjadi peningkatan dibandingkan dari tahun sebelum yaitu Rp311,9 Miliar lebih  menjadi Rp360,6 Miliar.

” Kabupaten Karimun sudah empat kali masuk dalam kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun, kinerja SKPD saat ini tidak maksimal dalam meningkatkan pendapatan daerah. Serta, paling penting harus melakukan efesiensi dalam penggunaan anggaran belanja aparatur negara dan biaya rutin. Sehingga biaya publik lebih banyak, terutama disektor pembangunan infrastruktur yang pada tahun lalu sangat minim. Ditambah, tahun 2016 ini kembali terjadi,” tuturnya.

Usai penyampaian pandangan oleh Wakil Bupati Karimun, H Anwar Hasyim dilanjutkan dengan pengesahan dan sekaligus penyerahan Perda LKPJ Bupati 2015 dari pimpinan DPRD Karimun Azmi dan Bakti Lubis kepada Wakil Bupati Karimun. (tri)

Respon Anda?

komentar