Alhamdulillah, 134 Pensiunan PNS Dapat Santunan Rp 1 Juta

933
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota Bengkulu kembali kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tahun ini tercatat ada sebanyak 134 PNS yang dibutuhkan, sebagai pengganti PNS yang memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia.

Para Pegawai Negeri sipil yang purna tugas ini, mendapat piagam penghargaan dan santunan dana dari Pemerintah Kota Bengkulu, yang diserahkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Marjon, MPd di aula Gunung Bungkuk Kantor Walikota kemarin (17/8).

Marjon mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama menjadi pegawai negeri sipil di Kota Bengkulu. Santunan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah, khususnya Wali Kota H. Helmi Hasan, SE atas jasa-jasa para PNS.

Kebijakan yang hanya ada di Kota Bengkulu ini berupa pemberian santunan dana Kopri bagi PNS purna tugas semoga bisa bermanfaat, meskipun jumlahnya tidak seberapa di bandingkan jasa dan pengabdian saudara.

“Walaupun sudah purna tugas, pengabdian dan dedikasi bapak dan ibu masih di perlukan Daerah, sehingga Pemda berharap para pensiunan masih tetap memberikan sumbangsih baik pemikiran, tenaga dan doa demi memajukan Daerah ini,” kata Marjon seperti diberitakan Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group), hari ini (18/8).

Para pensiunan PNS kota ini juga menerima apresiasi dari Pemkot berupa piagam dan uang tunai sebesar Rp 1 juta per orang. Selain itu juga telah diberikan uang duka bagi PNS yang sudah meninggal dunia.

“Jangan dilihat nilainya, sebab kemampuan kita abru piagam dan uang Rp 1 juta. Sebab penghargaan tersebut sedikit setidaknya pemerintah sudah memberikan perhatian kepada para pensiunan. Terutama dalam mengabdikan diri selama ini terhadap proses pembangunan di Kota Bengkulu,” jelasnya.

Lanjut Marjon, sesuai UU ASN (Aparatur Sipil Negara), batas usia pensiun bagi Pejabat Administrasi adalah 58 tahun, dan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi 60 tahun dan bagi Pejabat Fungsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi masing-masing Pejabat Fungsional.

“Untuk dikota hampir rata-rata yang banyak pensiun dari kalangan guru. Kegiatan ini bertujuan lantaran senior kita ini datang melalui proses kepegawaian tentu kita memulangkannya juga dengan proses yang baik pula,” tukasnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar