6 Bayi Batam Lahir Bertepatan di Hari Kemerdekaan RI

647
Pesona Indonesia

bayi besar ilus. Foto Pixabay.combatampos.co.id – Kelahiran di momentum hari besar seperti hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI), tentunya banyak didambakan oleh ibu yang sedang mengandung.

Di beberapa rumah sakit di Batam seperti Rumah Sakit Bersalin (RSB) Kasih Sayang Ibu Batamcenter, telah melakukan proses persalinan terhadap tiga ibu hamil di hari kemerdekaan RI ke 71, Rabu (17/8).

Dokter kandungan RSB Kasih Sayang Ibu, dr.Yanuarman,SpOG (K) mengatakan, ketiga proses persalinan pasiennya dilakukan secara caesar.

“Memang juga ada permintaan khusus dari orang tua agar lahiran hari ini (17/8,red), tetapi proses persalinannya pun disesuaikan dengan takaran waktu.

Dan ketiganya telah cukup bulan, jadi harus dikeluarkan secepatnya,” jelas dr.Yanuarman,SpOG (K).

Walaupun caesar, ia mengaku tidak ada terjadi kesulitan dalam proses persalinan tersebut. “Semuanya lancar, dan kondisi ibu juga anak keseluruhannya baik,” ungkapnya.

Ketiga proses persalinan RSB Kasih Sayang Ibu di hari kemerdekaan ini berlangsung di pagi hari.

Masing-masing ibu melahirkan satu anak, dimana dua bayi berjenis kelamin pria, dan satu bayi berjenis kelamin wanita.

Tidak berbeda jauh yang terjadi di Rumah Sakit Harapan Bunda, Seraya-Nagoya. Ada enam persalinan yang dilakukan tim medis rumah sakit ini (17/8).

Dua persalinan berjalan normal, tiga persalinan caesar, dan satu persalinan vacum.

Humas RS Harapan Bunda, Sudarno menyebutkan, proses persalinan hari ini pertama kali pukul 00.40 WIB.

“Itu kelahiran normal. Menyusul satu jam setelahnya yang kelahiran caesar,” ucap Sudarno.

Dari keenam kelahiran di hari bersejarah tersebut, Sudarno mengaku pihaknya tidak ada melakukan suatu hal yang berbeda atau khusus ke pasien yang melahirkan bertepatan di hari kemerdekaan RI.

“Normal-normal saja, seperti biasanya,” ucapnya singkat.

Ia juga menyatakan, justru bertepatan di tanggal cantik Agustus tahun ini, yakni 8/8/16, RS Harapan Bunda melakukan persalinan melebihi dari 20 pasien.

“Di tanggal itu yang ramai. Bahkan ada yang lahir kembar,” bebernya.

Bagi pasien yang melahirkan caesar, menurutnya memang sudah waktu yang tepat untuk melakukan persalinan. “Tidak ada unsur kesengajaan,” ujar Sudarno.

Salah satu pasien bersalin yang sempat diwawancarai, Nurcahaya mengungkapkan rasa bangganya melahirkan putri pertama di hari kemerdekaan RI.

“Senang sekali, bangga juga. Anak pertama soalnya,” ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Mertua Nurcahaya yang mendampingi tak kalah haru. “Cucu pertama saya cantik, beratnya 3,8 kilogram. Ini lagi nunggu Ayahnya buat kasih nama,” beber nenek yang belum tahu nama pasti untuk sang cucu.

Diakui keluarga itu, akan melekatkan nama sang bayi yang bernuansa hari kemerdekaan. “Hutri bagus. Apa lagi ya, mmm gimana kata Ayahnya saja nanti,” canda Nurcahaya.

Sementara, di beberapa rumah saki lainnya seperti Rumah Sakit Awal Bros harus melalui prosedur tertentu untuk mendapatkan informasi terkait kelahiran bayi yang bertepatan di hari kemerdekaan RI ke 71. Sedangkan di Rumah Sakit Elizabeth Batamcenter, masih dalam proses kelahiran terhadap satu pasien di hari itu. (cr15)

Respon Anda?

komentar