Emas Ini untuk Indonesia, Kado Terindah di Hari Perayaan Kemerdekaan RI ke-71

556
Pesona Indonesia
Pasangan Ganda Campuiran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari cabang Bulutangkis, tepat di hari perayaan kemerdekaan RI ke-71, Rabu (17/8/2016). Foto: BEN STANSALL/AFP
Pasangan Ganda Campuiran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari cabang Bulutangkis, tepat di hari perayaan kemerdekaan RI ke-71, Rabu (17/8/2016). Foto: BEN STANSALL/AFP

batampos.co.id -Rabu, 17 Agustus 2016 seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di berbagai negara merayakan kemerdekaan yang sudah masuk usia ke-71 tahun.

Perayaan kemedekaan RI kali ini terasa lebih istimewa karena di Rio de Janerio, Brasil, sana, ganda campuran bulutangkis Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sukses merebut medali emas Olimpiade.

Medali emas itu dipersembahkan untuk Indonesia.

Keduanya merebut medali emas usai mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-11.

Butet -sapaan akrab Liliyana- mengaku sempat tak percaya bisa merebut medali emas. Sementara Owi -panggilan karib Tontowi- mempersembahkan medali untuk keluarga dan masyarakat Indonesia.

“Saya dan Owi kaya belum percaya bisa juara. Tapi kami sangat bersyukur. Kami berterima kasih buat keluarga, pelatih, dan seluruh masyarakat Indonesia yang mendoakan. Akhirnya kami bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia,” kata Liliyana seperti dilansir JawaPos.com.

“Ini kado terindah dari Tuhan. Kado ini saya persembahkan untuk Indonesia bertepatan di hari kemerdekaan. Kami bersyukur kepada Tuhan. Terima kasih untuk istri, anak, keluarga, pelatih dan semuanya yang mendukung selama ini,” kata Tontowi menimpali.

Tontowi/Liliyana tampil luar biasa di partai puncak Olimpiade Rio 2016 ini. Keduanya terus menyerang sejak awal pertandingan dimulai. Tontowi/Liliyana tak memberikan kesempatan kepada Chan/Goh untuk mengembangkan permainan.

“Kami sudah lega banget mendapat hasil ini. Setelah ini mau istriahat dulu, refreshing. Karena selama ini bebannya cukup berat menuju Olimpiade,” ungkap Liliyana.

Tontowi/Liliyana dan Chan/Goh sebelumnya sudah sembilan kali berhadapan. Skor pertemuan mereka 8-1 untuk pasangan Indonesia.

Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak penyisihan grup C Olimpiade Rio 2016. Tontowi/Liliyana menang dua game langsung dengan 21-15 dan 21-11.

Ini merupakan emas pertama untuk sektor ganda campuran Indonesia. Terakhir di Olimpiade Beijing 2008, Nova Widianto/Liliyana Natsir hanya meraih medali perak.

Selamat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Indonesia bangga! (ira/JPG)

Respon Anda?

komentar