Napi Korupsi Tak Dapat Remisi

427
Pesona Indonesia
Foto ilustrasi.dok.JPNN
Foto ilustrasi.dok.JPNN

batampos.co.id – Hari kemerdekaan RI ke-71 juga menjadi hari keberuntungan bagi sejumlah narapidana (napi) di Jambi. Mereka mendapatkan remisi. Bahkan, 23 orang napi dinyatakan bebas. Namun, untuk terpidana korupsi tidak satupun mendapatkan pengurangan hukuman ini.

Kepala Kantor MenkumHam Wilayah Jambi Dwi Prasetyo Santoso mengatakan jumlah yang mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indoneisa. Adapun jumlahnya beragam sesuai besarannya remisi usulan (RU) I dan II tahun 2016 .

Misalnya saja pada Lapas Kelas IIA Jambi jumlah RU I yakni 995 dan RU II yakni 59. “Ya bermacam-macam misalnya saja remisi 1 bulan ada 398 narapidana dan anak pidana, remisi 2 bulan ada 351 napi pada RU I di lapas akelas IIA Jambi” tambahnya

Saat ditanya apakah napi kasus pidana korupsi juga mendapatkan remisi, ia menjawab tidak ada. Begitu juga dengan kasus narkoba. ”Kalau untuk narkoba dan korupsi yang langsung bebas belum ada, kalau korupsi prosesnya kan panjang” tuturnya seperti diberitakan Jambi Independent (Jawa Pos Group), hari ini (18/8).

Humas Kanwil Hukum dan HAM Jambi, Ishar menambahkan, Lapas Klas IIA Jambi termasuk lapas yang banyak mendapatkan remisi. Di mana dari 2.315 napi yang mendapatkan potongan hukuman, 1.054 orang dari lapas Jambi.

”Dari 2.315 narapidana yang mendapatkan remisi yang terbanyak dari Lapas Klas IIA Jambi sebanyak 1.054 orang narapidana,” katanya, kemarin. Dari total jumlah ini, 23 orang napi yang menerima remisi langsung bebas dari lapas karena masa hukumannya sudah habis.

Secara rinci, di Lapas Klas IIB Muara Bungo, narapidana yang mendapatkan remisi ada sebanyak 228 orang, di Lapas Klas IIB Muara Tebo ada 108 orang, Lapas Klas IIB Bangko 220. Kemudian dari Lapas Klas IIB Muara Bulian, ada sebanyak 151 orang narapidan yang mendapatkan remisi, kemudian dari Lapas Klas IIB Kuala Tungkal 212, LPKA Klas II Muara Bulian 64.

Dari Lapas III Sarolangun ada sebanyak 69 orang narapidana yang dapat remisi, kemudian dari Lapas Narkotika Klas III Muara Sabak ada 157 orang, dan dari Rutan Klas IIB Sungai Penuh hanya ada 52 orang narapidana yang dapat remisi. Adapun remisi yang diberikan kepada para narapidana tersebut ada yang satu bulan hingga enam bulan.

Pada kesempatan ini, Gubernur Jambi Zumi Zola usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan beserta Unsur Forkompinda Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan kelas II A jambi guna penyerahan remisi umum bagi warga binaan.

Ia mengharapkan para napi yang sudah mendapatkan remisi dan bebas bisa diterima dengan baik dilingkungannya. “Ya semoga dapat diterima di masyarakat, dan untuk masyarakat apabila memang ada warga atau tetangganya mantan napi jangan dijauhi ya” tutupnya

Sementara itu, pagi harinya pengibaran duplikat sang saka merah putih, kemarin, berlangsung khidmat. Upacara peringatan HUT RI ke-71 tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Zumi Zola. Dihadiri oleh seluruh unsur Forkompinda, SKPD, pelajar, veteran, dan peserta upacara lainnya.

Usai upacara, Zumi Zola mengajak masyarakat Jambi untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersama-sama membangun bangsa. Menurutnya, semua individu memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kemajuan bangsa. ”Saya mengimbau kepada kita semua agar melanjutkan perjuangan para pahlawan kita. Bangun bangsa ini bersama,” ungkap Zola. (jpg)

Respon Anda?

komentar