Negara Sudah Merdeka, Veteran Sudahkah Sejahtera?

585
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyalami para Veteran usai peringatan Hari Kebangkitan Nasional. foto:humas pemprov
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyalami para Veteran usai peringatan Hari Kebangkitan Nasional. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Jasa para pahlawan untuk kemerdekaan Republik Indonesia tak bisa terbayarkan oleh apapun. Sebab, tanpa mereka, Indonesia tak akan merdeka dari keberingasan penjajah.

Mirisnya, sekarang jasa-jasa pejuang itu seakan terabaikan. Banyak dari mereka yang kini berstatus veteran jauh dari kata sejatera. Bahkan pemerintah dinilai belum memberi perhatian kepada pejuang-pejuang ini.

Ketua Veteran Putri Kaligis menilai secara umum pemerintah kota (Pemko) Batam sudah memperhatikan para veteran. Namun, pada kenyataanya masih banyak para veteran yang jauh dari kata sejatera. Mereka masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, meski sudah berusia lanjut.

“Berharap sejahtera, supaya di masa tua boleh bertambah sejahtera,” kata isteri dari Koloner Marinir (Purn) Aristarkus Lumbertus Kaligis itu usai mengikuti peringatan kemerdekaan Indonesia di Dataran Engku Putri.

Tak hanya itu, permintaan veteran yang memiliki sekretariatpun hingga kini belum terpenuhi. Padahal hal itu sudah beberapa kali disampaikan ke pemerintah. Bahkan, almarhum Sani (Gubernur Kepri) sempat menjanjikan untuk memfasilitasi sekretariat.

“Kini kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Seperti sekretariat yang sudah lama kami inginkan. Disisi lain, kami menyadari permasalahan yang dihadapi pemerintah, apalagi kini sedang giatnya melakukan pembangunan,” ujarnya.

Wanita yang masa mudanya menjabat perwira di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) serta Komandan Kompi di Detasemen Sukarelawati Brigade Tempur Dwikora itu menjelaskan, sejauh ini tugas veteran meneruskan semangat negara, menanamkan nilai-nilai luhur. Sehingga tak terjadinya perpecah belahan hingga jauh dari penjajah.

“Semoga pemuda dan pemudi bangsa bisa mengemban tugas. Sebab diusia 20 tahun saja, kami sudah berperang,” ungkap Putri.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sejauh ini mata anggaran untuk memberikan insentif bagi para pejuang itu belum ada. Namun tak menutup kemungkinan akan dikucurkan melalui dana hibah Kota Batam.

“Kita sangat mau memberikan insentif, asal jangan bertentangan dengan hukum,” katanya.

Bahkan, keinginan veteran yang menginginkan sekretariat, Rudi mengaku menyanggupi. Hanya saja, persoalan lahan yang menjadikan hal itu sulit, sebab lahan dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Kalau sudah ada lahan silahkan datang ke saya, kita bangun,” pungkasnya. (she)

Respon Anda?

komentar